Penampakan Longsor yang Tewaskan Seorang Linmas di Dramaga Bogor, Bukan Kali Pertama Terjadi

Longsor di Kampung Cibeureum Jiung, RT 01/09, Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor pada Selasa (6/5/2026) menewaskan seorang linmas

Tayang:
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: khairunnisa
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
LONGSOR DI BOGOR: Penampakan lokasi longsor di Kampung Cibeureum Jiung, RT 01/09, Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Rabu (6/5/2026). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Longsor di Kampung Cibeureum Jiung, RT 01/09, Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor menewaskan seorang linmas desa bernama Bidong (60) pada Selasa (6/5/2026).

Korban tewas tertimbun longsor saat sedang membersihkan bambu di area tebing lokasi kejadian.

Pantauan TribunnewsBogor.com, Rabu (6/5/2026), lokasi longsor merupakan tebing tanah tinggi yang di bawahnya sungai dan di atasnya jalan dan tanah pemakaman.

Tebing tersebut diperkirakan memiliki tinggi 30 meter.

Lokasi bekas longsoran di bawahnya masih terlihat berupa tanah dan pohon bambu yang bertumpuk di pinggir sungai.

Sementara di area atas tebing terpantau sudah dipasangi garis polisi.

Bekasi longsoran terlihat cukup besar dan diperkirakan memiliki lebar sekitar 6 meter.

Meski belum ditangani sepenuhnya, aliran sungai masih mengalir tak sampai terbendung material longsor.

Ukan (60), salah satu warga sekitar mengatakan bahwa longsor yang menimbun korban ini merupakan longsor susulan.

Longsor pertama sudah terjadi sejak Senin (4/5/2026) sehari sebelumnya namun masih berupa longsor kecil.

"Nih pertama yang (longsor) ini nih hari Senin," kata Ukan menunjuk area longsor kecil di sekitar lokasi kejadian, Rabu (6/5/2026).
Namun kemudian pohon bambu dari tebing tersebut ambruk dan menutup aliran sungai.

Korban yang merupakan Linmas ini berusaha membersihkan bambu-bambu yang menutup sungai ini agar tidak menimbulkan banjir.

Namun tak ada yang menyangka, longsor susulan yang besar terjadi hingga menimbun korban

"Ini bambu ke sini (menutup sungai), terus dibenerin sama korban, susulan lagi ini (longsor besar)," kata Ukan.

Setahu Ukan, longsor di tebingan tersebut bukan kali pertama terjadi.

Beberapa tahun lalu juga pernah longsor sampai membendung sungai sampai menimbulkan banjir.

"Dulu pernah longsor, ke bendung. Sampai ke sini nih, dulu mah (banjir ke pinggir sungai)," ungkapnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved