Jalur Puncak Bogor Padat Saat Long Weekend, Saat Ini Sedang Diterapkan One Way Arah Jakarta

Rekayasa lalu lintas one way (satu arah) arah bawah dari jalur wisata Puncak Bogor menuju Jakarta diterapkan saat hari pertama long weekend.

Tayang:
Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
LONG WEEKEND PUNCAK - Ilustrasi. Polisi memberlakukan sistem satu arah atau one way di Jalan Raya Puncak pada momen libur May Day pada Jumat (1/5/2026). Selama one way, diberlakukan penutupam sementara hingga timbul antrean panjang. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Rekayasa lalu lintas one way (satu arah) arah bawah dari jalur wisata Puncak Bogor menuju Jakarta diterapkan saat hari pertama long weekend Kenaikan Yesus Kristus, Kamis (14/5/2026) siang.

Rekayasa lalu lintas ini bertujuan mengakomodasi arus kendaraan wisatawan yang mulai turun dari Puncak. 

One way Puncak Bogor diterapkan saat long weekend

Volume kendaraan mengalami peningkatan

Kasat Lantas Polres Bogor, Iptu Afif Widhi Ananto mengatakan, sistem one way arah Puncak sudah diterapkan sejak pukul 07.30 WIB hingga 12.30 WIB.

“Dan selanjutnya, one way dari arah Puncak menuju ke Jakarta dilaksanakan pada pukul 12.30 WIB untuk mengakomodir wisatawan yang akan turun dari jalur Puncak,” kata Afif, Kamis (14/5/2026).

Selain untuk kendaraan yang turun ke Jakarta, ia menambahkan, rekayasa itu juga dilakukan guna memberi kesempatan kendaraan dari arah Bandung menuju kawasan wisata Puncak.

Afif mengatakan, volume kendaraan wisatawan pada long weekend kali ini meningkat dibanding akhir pekan biasa.

Terjadi kenaikan hingga 18 persen di jalur wisata Puncak.

“Long weekend kali ini masyarakat yang akan melaksanakan wisata ke jalur Puncak meningkat 18 persen dibanding weekend (akhir pekan) biasa,” ucap Afif. 

Puluhan ribu kendaraan dari Jakarta

Hingga siang ini, tercatat ada puluhan ribu kendaraan mobil dari arah Jakarta telah melintas melalui Gerbang Tol Ciawi menuju kawasan wisata Puncak.

Kepadatan volume kendaraan terjadi di beberapa persimpangan.

Untuk mengantisipasi kemacetan, pihaknya juga sudah menyiagakan 120 personel yang akan melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di sepanjang jalur wisata tersebut.

Selain personel kepolisian, petugas juga dibantu sukarelawan pengatur lalu lintas (supeltas) di sejumlah jalur alternatif.

Afif turut mengingatkan wisatawan mewaspadai titik rawan kepadatan atau troublespot di jalur Puncak, yakni Pasir Muncang, Simpang Megamendung, dan Pasar Cisarua.

Sumber: Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved