Kondisi Terkini Warga yang Viral Terdampak Abu Pabrik di Kemang Bogor, 2 Warga Dirontgen

Pekatnya abu di udara sampai membatasi jarak pandang warga, rumah-rumah tertutup serbuk abu.

Tayang:
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
PENCEMARAN LINGKUNGAN DI BOGOR - Kebun singkong warga di Desa Jampang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor tertutup abu pabrik, Kamis (21/5/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Sekitar 25 warga terdampak abu pabrik di Desa Jampang sempat diperiksa kesehatannya setelah kejadian.
  • Sebagian besar warga sudah pulang, namun dua orang masih menjalani pemeriksaan rontgen karena mengalami sesak napas dan terjatuh.
  • Pihak pabrik disebut siap bertanggung jawab, sementara bentuk bantuan masih dibahas bersama warga dan pemerintah desa.

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Para warga yang viral terdampak abu pabrik di Desa Jampang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor sempat diperiksa kesehatan seusai kejadian.

Seperti diketahui, pada Kamis (21/5/2026) sebuah pemukiman warga mendadak diselimuti asap putih yang ternyata abu dari pabrik.

Pekatnya abu di udara sampai membatasi jarak pandang warga, rumah-rumah tertutup serbuk abu.

Abu itu berasal dari area pabrik semen yang mendadak diduga mengalamu kebocoran hingga abunya masuk ke pemukiman warga.

Seusai kejadian, sekitar 25 warga dibawa untuk diperiksa kesehatan di rumah sakit.

Kepala Desa Jampang, Wawan Hermawan mengungkap kondisi terkini para warga yang terdampak abu tersebut.

Wawan mengatakan para warga yang dicek kesehatan sudah dipulangkan ke rumah masing-masing dan kebanyakan tak mengalami hal serius.

Namun ada dua orang warga atas gejala yang dialami, dia harus menjalani rontgen.

"Untuk hasil cek kesehatan, (warga terdampak) sudah pulang, cuma ada dua warga yang ditindaklanjuti melalui rontgen," kata Wawan saat dikonfirmasi, Jumat (22/5/2026).

Berdasarkan informasi dari warga, dua warga ini mengalami gejala sesak napas dan juga terjatuh karena menginjak abu yang licin saat kejadian.

Kata Kades, pihak pabrik sumber abu tersebut sudah menyatakan siap tanggung jawab atas insiden tak terduga tersebut.

Namun bentuk tanggung jawab dari pihak pabrik sementara ini masih dalam pembahasan.

"Iya (pihak pabrik bersedia tanggung jawab), sekarang sedang dimediasi oleh staf dan masyarakat," ungkapnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved