Ciri-ciri Sapi yang Dibeli Prabowo di Kota Bogor, Lebar 2 Meter dan Bobotnya Capai 1,5 Ton
Presiden Prabowo membeli Sapi jenis Simental Cross dari peternak di Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, bobot 1,5 ton.
Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Vivi Febrianti
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TANAH SAREAL - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto membeli Sapi jenis Simental Cross dari peternak di Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, dengan bobot 1 ton 50 kilogram.
Sapi ini dibeli untuk dikurbankan saat Idul Adha di Kayumanis Kota Bogor.
Penampakan sapi sampai saat ini masih dirahasikan dan tidak boleh ada orang yang mendokumentasikannya.
Ternyata sapi ini memiliki nama yang sudah diberikan oleh peternak.
Peternak sapi Haji Koharudin (67) mengatakan, sapi ini bernama Romi.
Romi sendiri dipilih sebab sapi ini lahir dibulan Ramadan tahun 2023.
“Namanya Romi. Romi itu lahir di bulan Ramadan tahun 2023. Jadi, saya kasih nama aja Romi,” kata Haji Koharudin kepada TribunnewsBogor.com di kediamannya, Jumat (22/5/2026).
Sapi ini dipelihara sejak kecil. Setiap hari ia diberi pakan secara normal oleh Koharudin.
Sapi terus berkembang hingga memiliki bobot 1 ton lebih.
Kemistri Koharudin dengan sapi miliknya ini sudah terjalin dengan baik.
Ia bisa memahami keinginan sapi.
“Ya, sebenernya sih kalau buat saya mah karena dia jenisnya hewan, kita manusia, artinya kalau memang chemistry ini mah ada. Tapi kalau perlakuan yang wajar paling dia digaroan (digaruk) pakai sisir sapi,” ujarnya.
Perasaan Koharudin campur aduk usai sapi yang dipelihara sejak kecil olehnya dibeli Presiden Prabowo.
“Sedih dalam tanda kutip. Artinya bahagia juga. Kenapa? Jadi kita bisa ikut membantu menyalurkan sesuatu kepada warga,” ujarnya.
Ia juga tidak menyangka sapi miliknya ini menjadi salah satu yang direkomendasikan oleh Pemkot Bogor.
“Dari tahun kemarin sudah dibilang. Pak ini kayanya masuk satu ton untuk tahun depan. Qodarullah bobotnya terus naik dan kepilih untuk dibeli presiden,” ucapnya.
Sapi ini lebar lingkar dua meter serta tinggi 165 centimeter.
Fisikinya, sambung Koharudin, sangat kokoh dan terawat.
Ia melakukan pengawasan ketat dengan tidak memperkenankan siapapun untuk mendokumentasikan sapi ini.
Koharudin beralasan, hal ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen dengan pihak istana.
Saat itu pihak istana memberitahu dirinya agar sapi ini tidak ditunjukan kepada publik.
“Kalau mau nanti H-1. Itu kan dibawa kesana (Kayumanis). Jadi sok aja kalau mau foto dan segala macamnya. Kalau sekarang tidak boleh saya komit orangnya,” ujarnya.
| Pengungkapan Kasus Pelanggaran Migas dan Minerba di Kabupaten Bogor, Kerugian Negara Capai Rp2,5 M |
|
|---|
| Polres Bogor Ungkap Pengoplosan Gas Bersubsidi Ilegal, 780 Tabung Disita dari 2 Pelaku |
|
|---|
| Antisipasi Konvoi Bobotoh Rayakan Kemenangan Persib di Kota Bogor, Polisi Jaga Ketat 23 Titik Jalan |
|
|---|
| Melihat Sungai Ciluar Bogor, Ini Deretan Kampung yang Dilintasi dan Jadi Langganan Banjir |
|
|---|
| Penantian 5 Tahun Warga Kota Bogor, Jembatan Paledang-Pasir Jaya Akhirnya Mulai Dibangun Akhir Mei |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/sapi-kurbaness.jpg)