Tinggal di Kota yang Punya Kebun Sendiri? Ini Konsep Unik Sequoia Hills Sentul Bogor

kawasan ini sengaja disiapkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat modern yang makin peduli terhadap isu kesehatan dan lingkungan

Tayang:
Penulis: Tsaniyah Faidah | Editor: Ardhi Sanjaya
Ist/Ist
Kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, kedatangan konsep hunian baru bernama The Wellness City. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, kedatangan konsep hunian baru bernama The Wellness City
Proyek garapan Sequoia Hills di atas lahan seluas 95 hektare ini mulai diperkenalkan ke publik lewat acara Wellness Bazaar Experience yang digelar pada 28–31 Mei 2026.

Bukan sekadar pameran properti biasa, acara yang berlangsung selama empat hari ini diramaikan dengan berbagai aktivitas kebugaran, seperti hybrid training, sound bathing, workshop keluarga, hingga pameran produk lokal.

Co-Founder Trin Land, Bong Chandra, menjelaskan bahwa kawasan ini sengaja disiapkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat modern yang makin peduli terhadap isu kesehatan dan lingkungan.

"Sequoia Hills akan menjadi konsep pertama yang kita sebut sebagai The Wellness City. Wellness saat ini menjadi kebutuhan yang dicari banyak orang di seluruh dunia," ujar Bong Chandra di lokasi acara.

Agar konsep kota sehat ini tidak sekadar menjadi jargon, pengembangannya difokuskan pada tiga pilar utama:

1. Longevity (Kebugaran): Menyiapkan fasilitas olahraga lengkap melalui Sequoia Country Club. Fasilitas yang tersedia mulai dari olympic size pool, gym, Hyrox simulation, lapangan padel, tenis, basket, hingga area sauna dan cold plunge.

2. Harvest (Kemandirian Pangan): Menerapkan sistem pertanian perkotaan (urban farming) dan farmhouse di beberapa klaster. Melalui konsep ini, warga bisa menanam sendiri dan menikmati hasil panennya lewat pasar organik yang disediakan.

3. Roots (Komunitas): Membangun interaksi sosial yang kuat antarwarga melalui Botanical Park seluas 10 hektare. Area terbuka komunal ini nantinya akan ditanami lebih dari 100 jenis tanaman.

Menggandeng UMKM Lokal

Menariknya, lewat agenda Farmers Market, pihak pengembang sengaja mengajak para pelaku UMKM lokal untuk ikut ambil bagian. 
Produk yang ditampilkan pun telah melalui proses kurasi, mulai dari makanan sehat, hasil tani, hingga produk fesyen.

"Yang mengisi booth bukan brand besar atau brand asing, tetapi UMKM lokal yang produknya kami kurasi. Kami ingin membangun ekosistem yang sehat," tutur Bong.

Soal lokasi, kawasan di Sentul ini terbilang strategis karena hanya berjarak sekitar 30 hingga 40 menit dari Jakarta Selatan dalam kondisi lalu lintas normal.

Nantinya, lahan seluas 95 hektare ini akan dibagi menjadi 12 klaster hunian. 

Setiap klaster bakal memiliki karakter unik masing-masing.

Ada yang fokus pada area urban farming, ada pula yang didesain sebagai hunian privat dengan suasana yang lebih tenang dan eksklusif.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved