Jadi Motor Penggerak UMKM, TDA Bogor Raya Dapat Dukungan dari DPRD dan Pemkot Bogor

Anggota Komisi III DPRD Kota Bogor, Abdul Rosyid, menilai kegiatan yang digagas TDA Bogor Raya mampu menjadi pemantik semangat pengusaha lokal.

Tayang:
Penulis: Vivi Febrianti | Editor: khairunnisa
istimewa
Momen gelaran Fashion & Culinary Fair yang digelar Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Bogor Raya di Botani Square Mall, yang mendapat apresiasi penuh dari DPRD Kota Bogor dan Pemerintah Kota Bogor. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM — Dukungan terhadap pertumbuhan UMKM dan industri kreatif di Kota Bogor terus menguat.

Hal itu terlihat dalam gelaran Fashion & Culinary Fair yang digelar Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Bogor Raya di Botani Square Mall, yang mendapat apresiasi penuh dari DPRD Kota Bogor dan Pemerintah Kota Bogor.

Anggota Komisi III DPRD Kota Bogor, Abdul Rosyid, menilai kegiatan yang digagas TDA Bogor Raya mampu menjadi pemantik semangat bagi para pelaku usaha lokal untuk terus berkembang.

“Kami dari DPRD Kota Bogor bersama Dinas UKM Dagkin dan Dispora sangat mengapresiasi kegiatan hari ini yang dibuat oleh TDA Bogor Raya. Pemerintah Kota Bogor siap mendukung dan membersamai bagaimana TDA bisa memberikan inspirasi untuk para wirausaha di Kota Bogor,” ujar Abdul Rosyid.

Menurutnya, Kota Bogor sebagai kota jasa harus menjadikan sektor UMKM dan industri kreatif sebagai salah satu kekuatan utama dalam meningkatkan pendapatan daerah.

“Kita tidak punya industri besar seperti Karawang, tidak punya pertanian seperti daerah lain. Tetapi bagaimana industri kreatif di Kota Bogor bisa tumbuh dan berkembang. Event culinary and fashion fair hari ini mudah-mudahan bisa menjadi trigger,” katanya.

Tak hanya itu, DPRD Kota Bogor juga menyatakan kesiapan mendukung agenda besar TDA, termasuk kegiatan PWN 2026.

Abdul Rosyid bahkan mendorong agar para pelaku usaha dan praktisi dari TDA dilibatkan sebagai narasumber dalam berbagai pelatihan UMKM yang digelar pemerintah.

“Kami undang narasumber dari TDA untuk bisa mengisi pelatihan-pelatihan yang dibuat DPRD Kota Bogor dan Dinas UKM Dagkin,” tambahnya.

Dukungan serupa juga disampaikan Kepala Bidang Promosi, Kemitraan, dan Jasa Perdagangan Dinkukmdagin Kota Bogor, Sopyan Ari Taufiq. Ia mengaku kegiatan seperti yang digelar TDA sangat membantu pemerintah dalam membina ribuan UMKM di Kota Bogor.

“Jumlah UMKM di Kota Bogor ini sangat banyak. Dengan segala keterbatasan, belum tentu pemerintah bisa memaksimalkan fasilitas kepada mereka. Nah, kegiatan seperti ini justru sangat membantu karena memberikan ruang untuk berdiskusi dan belajar,” ungkap Sopyan.

Ia menilai kekuatan terbesar TDA adalah hadirnya para pengusaha sukses yang bisa berbagi pengalaman langsung kepada UMKM pemula.

“Kalau pengusaha yang jadi narasumber, motivasinya berdasarkan pengalaman nyata. Itu berbeda dan lebih mengena bagi teman-teman UMKM,” ujarnya.

Sopyan berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan TDA Bogor Raya bisa terus diperkuat ke depan. Bahkan, ia mengusulkan agar praktisi bisnis dari TDA rutin dilibatkan dalam program pelatihan UMKM pemerintah.

“Kita memang perlu pelaku usaha, perlu praktisi. Saya pikir TDA ini organisasi besar yang memang perlu terus berkolaborasi dengan pemerintah,” tegasnya.

Melalui sinergi antara komunitas pengusaha dan pemerintah daerah, diharapkan UMKM Kota Bogor semakin berkembang, berdaya saing, dan mampu menjadi tulang punggungekonomi kreatif di Kota Hujan.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved