Terungkap Nasib 4 Anjing Diduga Gigit Bocah hingga Tewas di Jasinga Bogor, Kini Dites Rabies

Polisi mengungkap nasib empat anjing yang diduga jadi penyebab kematian seorang bocah di Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor.

Tayang:
Editor: khairunnisa
TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
BOCAH BOGOR DIGIGIT ANJING: Polisi mengungkap nasib empat anjing yang diduga jadi penyebab kematian seorang bocah di Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor pada Minggu (7/6/2026). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Nasib empat anjing yang diduga jadi penyebab kematian seorang bocah di Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor diungkap penyidik.

Polisi membawa empat ekor anjing pemburu ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri untuk pengambilan sampel dalam penyelidikan kasus tewasnya bocah laki-laki berinisial MAS (9).

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari scientific crime investigation atau penyelidikan berbasis ilmiah guna memastikan penyebab kejadian sekaligus memberikan kepastian hukum dalam penanganan perkara. 

"Hari ini kami mendatangi langsung Puslabfor Bareskrim Polri untuk mengawal pengujian sampel terkait insiden gigitan anjing di Jasinga. Secara paralel, kami juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bogor," kata Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto kepada wartawan, Senin (8/6/2026). 

MAS ditemukan tewas tergeletak di semak-semak wilayah Desa Sipak, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Minggu (7/6/2026). 

Jenazah korban MAS ditemukan oleh warga sekitar pukul 12.30 WIB dengan kondisi mengalami luka-luka. 

Dugaan sementara, korban meninggal dunia karena digigit oleh anjing para pemburu babi hutan. 

Baca juga: Pasca Tewasnya Bocah di Jasinga, Puluhan Anjing Pemburu dan Pemiliknya Diamankan Polres Bogor

Karena rabies?

Lebih lanjut Wikha mengatakan, koordinasi dengan Puslabfor menjadi langkah penting karena hasil pemeriksaan laboratorium akan menentukan arah penanganan kasus. 

Selain itu, hasil uji juga dibutuhkan untuk memastikan kondisi kesehatan lingkungan pasca-insiden yang menewaskan korban. 

"Anjing yang bersangkutan saat ini telah diamankan dan sedang dalam penanganan intensif bersama dinas terkait untuk dilakukan tes rabies," jelasnya. 

Menurut dia, pemeriksaan berkala dan isolasi terhadap anjing yang diamankan diperlukan untuk mengetahui kondisi kesehatan hewan secara medis. 

Hasil observasi tersebut nantinya menjadi dasar penentuan langkah lanjutan. 

Saat ini, Polres Bogor masih menunggu hasil resmi dari tim ahli Puslabfor Bareskrim Polri serta hasil observasi dari Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bogor

Di tengah proses penyelidikan, polisi mengimbau masyarakat, khususnya warga Jasinga, untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh spekulasi yang berkembang. 

"Hasil dari Puslabfor dan uji rabies dari dinas terkait akan menjadi pijakan hukum yang kuat bagi penyidik. Kami pastikan penanganan dilakukan secara transparan, profesional, dan mengutamakan keselamatan warga. Kami meminta masyarakat tetap kondusif dan mempercayakan proses ini kepada kami," pungkasnya.

Sumber: Kompas.com 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved