Breaking News

Cek Program Revitalisasi SDN Cimahpar 05 Kota Bogor, Menko PMK : Kemajuannya Cukup Banyak

Menko PMK Pratikno cukup puas dengan hasil revitalisasi bangunan sekolah dasar tersebut.

Tayang:
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Tsaniyah Faidah
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
REVITALISASI SEKOLAH - Menko PMK dan Mendikdasmen cek langsung progres revitalisasi SDN Cimahpar 05 Kota Bogor, Rabu (10/6/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Menko PMK Pratikno meninjau progres revitalisasi SDN Cimahpar 05 di Kota Bogor
  • Revitalisasi sekolah menggunakan metode swakelola dengan anggaran Rp2,6 miliar
  • Bangunan sekolah kini memiliki dua lantai dan dilengkapi teknologi smartboard

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Menko PMK (Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan) dan Mendikdasmen (Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah) cek langsung progres revitalisasi SDN Cimahpar 05 Kota Bogor, Rabu (10/6/2026).

Menko PMK Pratikno cukup puas dengan hasil revitalisasi bangunan sekolah dasar tersebut.

"Ini luar biasa, yang tadinya satu lantai, jadi dua lantai," kata Pratikno kepada wartawan yang juga didampingi Wali Kota Bogor Dedie Rachim dan Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin.

Belum lagi dia juga menemukan adanya perubahan lain berupa pemanfaatkan teknologi smartboard di sekolah ini.

Serta meja belajar di kelas juga kini berubah menjadi lebih modern tak lagi menggunakan kayu model lama.

"Ini adalah bagian dari upaya presiden untuk meningkatkan SDM. Tentu saja jangan berhenti hanya di fisik, tetapi juga kualitas pembelajarannya juga," kata Pratikno.

Kadisdik Kota Bogor Herry Karnadi menambahkan program revitalisasi sekolah SDN Cimahpar 05 ini agak berbeda dibanding program pembangunan sekolah biasanya.

REVITALISASI SEKOLAH - Progres revitalisasi SDN Cimahpar 05 Kota Bogor, Rabu (10/6/2026).
REVITALISASI SEKOLAH - Progres revitalisasi SDN Cimahpar 05 Kota Bogor, Rabu (10/6/2026). (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

"Selama ini kita mendengar pembangunan itu melalui transfer daerah bantuan keuangan, atau bantuan barang dibangun oleh pusat kemudian diserahkan ke Pemda," katanya.

"Yang ini mah bentuknya swakelola, metode terbaru yang memang diuji coba untuk kemudian tahun sekarang dilanjutkan. Karena dianggap ini sebagai suatu upaya untuk memberikan efisiensi yang lebih kepada anggaran yang tersedia," imbuhnya.

Anggaran yang digunakan dalam revitalisasi sekolah ini mencapai Rp2,6 Miliar.

Ini digunakan untuk menambah ruang kelas, membenahi ruang kelas yang sebelumnya kondisinya memprihatinkan.

"Ruang kelas ditambah, kemudian ruang guru, toilet, laboratorium, UKS, semua dipenuhi dari anggaran yang tersedia," katanya.

Baca juga: Menko PMK dan Mendikdasmen Tinjau SDN Cimahpar 05 Kota Bogor, Dulu Kondisi Sekolah Memprihatinkan

"Termasuk furniturnya, itu yang bikin bagus itu. Jadi, ruang kelas ditambah, awalnya 5 jadi 9, Metode bongkar bangun. Jadi dirubuhkan dulu semuanya, kecuali perpustakaan nih enggak dirubuhkan, dibangun ulang dengan dua lantai. ditambah furniturnya. Itu yang bagus dari 2,6 Miliar," ujarnya.

Sementara untuk kelengkapan teknologi smartboard, kata dia, merupakan bantuan barang dari Pemerintah yang memang baru di beberapa sekolah, sehingga mungkin agak berbeda dari sekolah lain.

Pantauan TribunnewsBogor.com, di momen kedatangan Menko MPK dan Dikdasmen, di halaman sekolah juga diperlihatkan foto-foto sekolah sebelum dan sesudah mendapat bantuan program revitalisasi.

Terlihat kondisi sekolah ini sebelumnya masih memiliki dinding yang banyak terkelupas.

Kondisi atapnya juga memprihatinkan karena sebagian penutup atap terlepas dan terbuka.

Namun kondisinya sekolah ini sekarang jauh lebih baik bahkan bangunannya berubah menjadi dua lantai.

Bahkan meja dan kursi siswa yang awalnya dari kayu, kini juga berubah menjadi lebih modern dengan rangka berbahan metal.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved