Warga Bogor Dibuat Pusing Harga BBM Pertamax Naik, Opsi Ganti Motor Cc Kecil
Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax membuat sebagian masyarakat di wilayah Bogor mulai menjerit.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax membuat sebagian masyarakat di wilayah Bogor mulai menjerit.
Terutama bagi mereka yang memiliki kendaraan bermotor dengan cc di atas rata-rata.
Salah satunya dirasakan Dhani, warga Dramaga, Kabupaten Bogor, yang mengaku cukup terbebani dengan kenaikan harga BBM Pertamax yang semula di angka Rp 12.300 per liter kini menjadi Rp 16.250 per liter.
"Lumayan pusing Pertamax naik," ucap Dhani dikutip dari Kompas.com, Rabu (10/6/2026).
Dia mengatakan, kendaraan motor yang dimilikinya untuk bekerja sehari-hari memiliki kapasitas mesin 250 cc.
Karena itu, ia selalu memberi "minum" kendaraannya dengan BBM nonsubsidi jenis Pertamax.
"Minumnya dari dulu selalu Pertamax," ungkapnya.
Biasanya, Dhani mengisi Pertamax Rp 50 ribu mendapatkan dua balok pada layar indikator bensin motornya.
Namun, kali ini turun cukup drastis, yakni hanya mendapatkan satu balok.
"Dua balok itu biasanya untuk 2-3 hari jarak sedang. Gak tahu sekarang bisa sampai berapa lama," tuturnya.
Opsi Ganti Motor Menggunakan motor berkapasitas mesin di atas standar itu bukan untuk bergaya semata.
Di samping memang menyukai otomotif, motor 250 cc menjadi pilihannya karena memiliki postur tubuh cukup besar serta mobilitas tinggi di jalanan.
Namun, dengan kondisi saat ini ia terpikirkan untuk mengganti motor dengan kapasitas mesin lebih kecil agar lebih aman menggunakan BBM jenis Pertalite. "Kalau naik terus, ganti motor kayaknya," tuturnya.
Senada, pengguna motor lainnya Rahmat (28), warga Ciampea, mengaku kenaikan harga Pertamax ini cukup membuatnya terbebani untuk memberi minum motornya.
Meski memiliki motor berkapasitas mesin 160 cc, ia enggan menggunakan BBM subsidi Pertalite.
"Engap sih, tetapi tetep pakai Pertamax,” ujar Rahmat.
Dengan kenaikan harga ini, ia pun hanya menyiasati dengan menggunakan motor lain miliknya yang lebih kecil agar aman diisi dengan BBM jenis Pertalite.
"Ya paling nanti lebih sering pakai motor yang kecil saja buat kerja," tuturnya.
Sumber: Kompas.com
| Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250, Perhatikan Dampak Mesin Kendaraan Jika Beralih ke Pertalite |
|
|---|
| Pertamax Naik Rp 16.250, Menkeu Purbaya : Nanya Pak Bahlil yang Ngerti |
|
|---|
| Usai Harga Pertamax Naik, Begini Perbedaan Antrean Kendaraan dengan Pertalite di SPBU Cibinong Bogor |
|
|---|
| Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250, Ini Daftar BBM Shell, Vivo, dan BP AKR |
|
|---|
| Sebut Akan Banyak Orang Beralih ke Pertalite Imbas Pertamax Naik, Ketua Komisi XI DPR: Sudah Pasti |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Pengedara-motor-sedang-mengisi-BBM-jenis-Pertamax-di-SPBU-Jalan-Raya-Bogor.jpg)