Cerita Penjual Bambu di Bogor saat Dagangannya Diborong SBY
Seolah menjadi langganannya, putra SBY yakni Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) pun berbelanja bambu dilapaknya.
Penulis: Afdhalul Ikhsan | Editor: Damanhuri
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Afdhalul Ikhsan
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, GUNUNGPUTRI - Masih terkenang diingataknnya saat Presiden ke-6 Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memborong ratusan batang bambu yang dijualnya.
Adan (50) penjual bamby di Jalan Letda Natsir, Desa Nagrak, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor mengatakan, bambu yang dijualnya pernah dipesan oleh keluarga SBY untuk renovasi rumah.
"Pak SBY pernah pesan 250 batang buat ngerehab rumahnya, kan deket sini rumah beliau di Puri Cikeas itu," ungkapnya dengan rasa bangga.
Seolah menjadi langganannya, putra SBY yakni Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) pun berbelanja bambu dilapaknya.
"Anaknya juga pernah beli disini, ituloh yang namanya Ibas (Baskoro)," imbuhnya mengakhiri pembicaraan.
Kendati demikina, ia menuturkan jika penjulan bambu saat ini sedang sepi peminat.
Sebulan bahkan kadang enggak ada yang beli," ucapnya.
"Bambu ini akan laku pada momen tertentu seperti proyek desa atau dibuat umbul-umbul dan pada Agustusan saja," ujarnya.
Ia menjual satu bambu seharga Rp 25 ribu perbatang.
"Harga satu bambu 25 ribu tapi kalau musim hujan seperti ini sangat sepi karena proyek suka nungguin terang," tuturnya
Lanjutnya, pada momen pemilu bambu-bambu miliknya akan lebih laris.
"Kalau momen pemilu juga banyak tuh tapi kalau saat ini sepi banget," katanya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/penjual-bambu-di-wilayah-gunungputri-kabupaten-bogor_20181105_183928.jpg)