Jelang Lebaran, Penjual Bedug Ramai Didatangi Pembeli
Jelang lebaran penjual kulit bedug di kawasan Puncak Bogor kebanjiran pembeli.
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Yudhi Maulana Aditama
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, MEGAMENDUNG - Jelang lebaran penjual kulit bedug di kawasan Puncak Bogor kebanjiran pembeli.
Penjual kulit bedug dari kulit kambing menjajakan dagangannya di pinggir jalan seperti di Jalan Raya Puncak kawasan Megamendung, Kabupaten Bogor.
Pantauan TribunnewsBogor.com, Jumat (31/5/2019), satu demi satu pembeli berdatangan bahkan tak jarang terjadi tawar-menawar harga.
Salah satu pedagang kulit bedug, Abdul Karim (43) mengaku bahwa di masa jelang lebaran ini pembeli diperbolehkan menawar harga kulit bedug yang ia jajakan.
"Iya, soalnya jual kulit bedug kalau gak di kasih ke pembeli takut menghambat perayaan mereka lebaran, kan mereka beli untuk masjid bukan pribadi," kata Abdul kepada TribunnewsBogor.com, Jumat (32/5/2019).
Pria asal Cipayung ini menjelaskan bahwa kulit bedug yang ia jual dipatok dengan harga Rp 150 ribu sampai Rp 250 ribu berbagai ukuran.
Kulit ini pun, kata dia, diambil dari kambing jawa dan sudah melalui proses penguapan sehingga awet ketika digunakan.
Meski pun ramai dibeli, sampai batas akhir puasa, kata dia, terkadang barang yang ia jual juga masih tersisa.
"Gak tentu sih, kadang habis, kadang enggak, kalau sekarang mah. Tapi kalau beberapa tahun yang lalu suka habis," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/kulit-kambing-123.jpg)