Ternyata Sri Mulyani Sudah 2 Kali Ajukan Pengunduran Diri, Tapi Tak Dikabulkan Presiden, Ada Apa ?

Eks Menteri Keuangan (Menkeu) rupanya sudah dua kali mengajukan diri untuk mundur dari jabatan menteri. Bahkan Sri Mulyani dulu sempat pamit

Tayang:
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Naufal Fauzy
Kolase istimewa
PURBAYA GANTIKAN SRI MULYANI - Purbaya Yudhi Sadewa resmi duduk di kursi Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani Indrawati. Sebelum di-reshuffle, Eks Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani rupanya sudah dua kali mengajukan diri untuk mundur dari jabatan menteri. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Eks Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani rupanya sudah dua kali mengajukan pengunduran diri dari jabatan menteri.

Bahkan Sri Mulyani dulu sempat terlanjur menyampaikan pamit.

Namun permintaan Sri Mulyani tak kunjung dikabulkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Hal ini diceritakan oleh Mahfud MD ketika dia hadir di sebuah podcast Youtube Leon Hartono.

Dia menceritakan bahwa dari dulu dia sudah mendengar kabar Sri Mulyani mau mundur, tapi dia belum memastikan.

Namun baru-baru dia mendengar soal kabar itu.

"Sebenarnya saya mendengar beliau memang kalau yang dari dulu ya saya dengar juga, tapi belum mendalami apakah itu benar," kata Mahfud MD dikutip TribunnewsBogor.com, Jumat (12/9/2025).

"Tapi yang akhir-akhir terkait sampai pemecatannya ini saya mendengar bahwa beliau memang sampai dua kali minta mengundurkan diri," ujarnya.

Baca juga: Andil Bantu Negara Sejak Muda, Sri Mulyani Nangis Dapat Balasan Pahit, Disamakan dengan Sahroni

"Minta mengundurkan diri kepada Presiden Prabowo, tapi belum dikabulkan, sampai akhirnya di-reshuffle," imbuh Mahfud.

Sri Mulyani meminta mengundurkan diri ini disampaikan kepada beberapa temannya yang diketahui oleh Mahfud MD.

Kini jabatan Sri Mulyani digantikan Purbaya Yudhi Sadewa dalam istilah reshufle, namun ternyata itu sudah diawali pengajuan pengunduran diri di awal.

"Ya istilahnya diganti, tetapi sebenarnya proses yang mendahului untuk Bu Sri Mulyani yaitu ya beliau mengajukan permohonan mengundurkan diri," katanya.

"Dan itu disampaikan kepada beberapa teman, gitu ya, bahwa dia sudah ajukan pengunduran diri tapi belum dijawab, tapi akhirnya diberhentikan dengan reshufle," kata Mahfud.

"Itu sama saja kok produknya, akan sama aja. direshufle ya karena mengundurkan diri atau karena tidak mengundurkan diri, sama saja harus diganti," imbuhnya.

Baca juga: Anaknya Bikin Kontroversi, Terungkap Cara Menkeu Purbaya Didik Yudo Sadewa, Tak Digubris?

Dalam pembicaraan Mahfud MD juga diungkap profesionalisme Sri Mulyani di bidang ekonomi yang diakui.

"Track recordnya luar biasa di nasional maupun internasional," kata Mahfud memuji Sri Mulyani.

Mahfud mengaku tidak tahu pasti kenapa pengajuan mundur Sri Mulyani baru di-approve sekarang oleh Presiden.

Namun Mahfud menduga memang ada pertimbangan politik dan juga kepercayaan pasar terkait Sri Mulyani yang jadi pertimbangan.

"Itu saya juga tidak tahu. Tapi saya tahu dulu menjelang pembentukan kabinet Pak Prabowo, Bu Sri Mulyani kan sudah pamitan di DPR, artinya sudah siap berhenti kan di DPR, 'ini sidang terakhir saya, terima kasih kerja samanya selama ini. Sesudah ini akan ada menteri baru," kan gitu tapi ternyata diangkat lagi," kata Mahfud.

"Nah, itu pertimbangan politik tertentu bahwa kemudian Bu Sri Mulyani menjelang peristiwa-peristiwa ini mengajukan resign belum dikabulkan itu juga pertimbangan politik Pak Prabowo," katanya.

"Sensitifitas pasar juga diperhatikan oleh Pak Prabowo. Tapi itu wewenang Pak Prabowo lah. Tapi harus diingat Bu Sri Mulyani itu orang yang cakap, kompeten, track recordnya bagus, integritasnya bagus, tapi juga sudah sangat lama. Iya kan?. Sehingga mungkin ada juga pemikiran ya Bu Sri Mulyani ingin karena sudah sangat lama biar ada kader baru," ujar Mahfud.

"Pemerintah juga dan masyarakat mbok cari kader baru begitu, banyaklah di negara ini orang pintar-pintar, mungkin begitu. Jadi berbagai faktor bisa berpengaruh terhadap semua peristiwa yang terjadi itu," ungkapnya.

Ikuti saluran Tribunnews Bogor di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved