Jelang Ramadhan, Rudy Susmanto Minta Gerakan Pangan Murah Digencarkan untuk Jaga Stabilitas Harga

Pemerintah Kabupaten Bogor berupaya menekan lonjakan harga kebutuhan pokok jelang bulan suci Ramadan 2026.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Muammarudin Irfani
RAMADHAN 2026 - Bupati Bogor Rudy Susmanto meminta kepada jajarannya meningkatkan gerakan pangan murah untuk menjaga stabilitas harga jelang bulan suci Ramadhan 2026, Kamis (12/2/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Pemkab Bogor mulai “serang” harga sembako jelang Ramadan lewat gerakan pangan murah
  • Desa dengan warga kurang mampu jadi target utama intervensi harga
  • GPM bakal diperbanyak saat puasa agar harga tak melonjak jelang Lebaran

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Pemerintah Kabupaten Bogor berupaya menekan lonjakan harga kebutuhan pokok jelang bulan suci Ramadan 2026.

Upaya yang dilakukan yakni dengan menggencarkan gerakan pangan murah (GPM) untuk menjaga stabilitas harga.

Melalui GPM tersebut, masyarakat akan mendapatkan sembako mulai dari minyak, beras, telur, ayam, dan lainnya dengan harga yang terjangkau.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto menginstruksikan jajarannya untuk memetakan wilayah yang perlu diintervensi melalui gerakan tersebut.

Ia meminta satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk saling berkoordinasi agar program ini dapat berjalan lancar.

"Kita minta Dinas Ketahanan Pangan (DKP) cari data di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) mana wilayah desa yang masuk kategori banyak masyarakat kurang mampu," ujarnya, Senin (16/2/2026).

Rudy Susmanto juga meminta GPM dilaksanakan sejak saat ini hingga memasuki bulan suci Ramadhan 1447 H ini.

Bahkan, menurutnya pada pertanghan bulan puasa nanti GPM harus diperbanyak jumlahnya pada titik yang telah dipetakan.

Hal itu bertujuan agar selama bulan suci Ramadan hingga hari raya lebaran harga kebutuhan pokok di Kabupaten Bogor tetap stabil.

"Sehingga pada saat menjelang Idul Fitri pada saat ditengah-tengah puasa masyarakat tidak ada kenaikan lompatan harga beras, telur, daging ayam, kita intervensi dari sekarang," katanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved