Info Tekno

Ciri-ciri Modus Baru Hacker WhatsApp GhostPairing, Waspada Akun Dibajak Diam-diam dan Data Dicuri

Sejak penghujung tahun 2025, modus baru Hacker yang disebut GhostPairing mengancam para pengguna WhatsApp.

Tayang:
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Naufal Fauzy
Freepik
WHATSAPP DISADAP - Foto ilustrasi Whatsapp. Sejak penghujung tahun 2025, modus baru Hacker yang disebut GhostPairing mengancam para pengguna WhatsApp. Berikut ciri-ciri modus baru yang berbahaya bagi pengguna WhatsApp ini 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Sejak penghujung tahun 2025, modus baru Hacker yang disebut GhostPairing mengancam para pengguna WhatsApp.

Dalam modus baru yang berbahaya ini, Hacker bisa mengakses akun WhatsApp korbannya secara penuh.

Sang Hacker bisa mencuri semua data dan foto-foto yang ada di akun WhatsApp korbannya.

Ini dilakukan secara diam-diam bahkan mungkin sama sekali tak disadari korbannya sebelum akhirnya baru disadari setelah akun WhatsApp diambil alih atau dibajak.

Dikutip dari Forbes.com, serangan Hacker ini menggunakan rekayasa sosial untuk menargetkan nomor telepon dan meretas akun WhatsApp, tanpa mencuri kata sandi atau pun memanfaatkan bug WhatsApp.

Serangan ini senyap dan sulit dihentikan kecuali Anda mengetahui tanda-tanda bahayanya. 

Dilaporkan oleh Cybersecurity News, GhostPairing ini menggunakan rekayasa sosial dan fitur penautan perangkat WhatsApp yang sah untuk memberikan akses penuh kepada penyerang ke akun korban.

Serangan ini pertama kali terlihat di Republik Ceko, tetapi penyerang sekarang menggunakan cara yang dapat beroperasi di berbagai negara.

Ciri-ciri Modus GhostPairing

- Pesan Pemberitahuan

Calon korban menerima pesan pemberitahuan dari nomor tak dikenal berkaitan dengan akun Facebook seperti 'Anda ditandai di foto ini, cek untuk lihat' atau pesan menipu yang lainnya.

- Menggunakan halaman Facebook palsu

Dalam pesan yang berisi pemberitahuan itu, terdapat link ke halaman Facebook palsu.

- Diminta verifikasi

Ketika calon korban mengklik halaman situs tersebut, akan ada permintaan verifikasi yang meminta korban memasukan nomor.

- OTP palsu

Saat verifikasi itu, korban diberitahu bahwa ada kode yang akan dikirim ke nomor korban, lalu diminta dimasukan kode itu ke kolom yang tersedia.

Setelah sampai pada memasukan kode itu, calon korban tidak menyadari bahwa dirinya sudah dalam genggaman Hacker.

Kode yang dikirim tersebut sebenarnya adalah kode pemasangan dari WhatsApp

Dengan kode tersebut, Hacker membuat perangkat terhubung (linked device) baru di akun Anda.

Alhasil Hacker akan memiliki akses ke semua riwayat percakapan WhatsApp, pesan masuk, foto, video, dan informasi serta data pribadi lainnya.

Antisipasi

Serangan Hacker ini mudah dicegah, asal pengguna jangan pernah membagikan atau memasukkan kode dengan cara ini. 

Yang lebih penting, buka WhatsApp dan ketuk Pengaturan > Perangkat Terhubung (Linked devices) secara berkala untuk mengecek perangkat jika ada perangkat misterius yang terhubung.

Jika Anda melihat perangkat yang tidak dikenal, ketuk perangkat terssebut dan ketuk Logout.

Ikuti saluran Tribunnews Bogor di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved