Kepala Pasar Bogor Jamin Ikan yang Dijual di Pasarnya Bebas Formalin
Kepala Pasar Bogor, Arief Budiman, dari hasil pengujian tidak ditemukan adanya kandungan berbahaya seperti formalin
Penulis: Mohamad Afkar Sarvika | Editor: Soewidia Henaldi
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Mohamad Afkar Sarvika
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Seluruh produk hasil perikanan yang beredar di Pasar Bogor dalam kondisi baik dan bebas dari bahan berbahaya.
Hal itu diketahui setelah Dinas Pertanian Kota Bogor bekerjasama dengan Balai Besar Pengujian Penerapan Hasil Perikanan (BBP2HP) Kementerian Kelautan Perikanan Republik Indonesia telah melakukan uji sampel di Pasar Baru Bogor pada Selasa (8/2/2017) lalu.
Menurut, Kepala Pasar Bogor, Arief Budiman, dari hasil pengujian tersebut memang tidak ditemukan adanya kandungan berbahaya seperti formalin pada produk perikanan.
"Hasil pengambilan pengujian sampel dari Pasar Bogor didapatkan bahwa seluruh contoh yang diuji dalam kondisi baik, tidak ada kandungan bahan yang berbahaya," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Senin (13/3/2017).
Dia mengatakan, tujuan pengambilan dan pengujian sampel adalah untuk menimbulkan rasa aman bagi masyarakat Kota Bogor yang mengkonsumsi produk perikanan dan hasil olahannya.
"Intinya agar terjaminnya keamanan produk perikanan dari bahan-bahan berbahaya," jelasnya.
Saat hendak melakukan pengujian, lanjut Arief, Dinas Pertanian Kota Bogor memilih delapan pedagang produk perikanan di Pasar Bogor.
Pedagang tersebut menjual produk perikanan yang berbeda beda.
"Untuk sampel yang diambil diantaranya otak-otak, bakso ikan, kakap merah, cumi, peda, cucut asin, sotong, selar, udang, dan kerang setelah diuji laboratorium tidak mengandung boraks, rhodanim, dan formalin," pungkasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/sidak_20170208_183348.jpg)