Pelajar Tewas

Wow, Tersangka Duel 'Gladiator' Didampingi 13 Pengacara !

Kuasa Hukum BV dari PBH Peradi Cibinong, Abdi Situmeang  membenarkan hal tersebut saat dikonformasi TribunnewsBogor.com.

Wow, Tersangka Duel 'Gladiator' Didampingi 13 Pengacara !
TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
Reka ulang kasus tewasnya korban adu gladiator 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Mohamad Afkar Sarvika

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Tersangka utama kasus tarung 'gladiator' atau bom-boman di Kota Bogor yang menewaskan sisw SMA Budi Mulia akan didampingi 13 orang pengacara.

Tersangka berinisial BV yang menjadi lawan korban, Hilarius Christian Event Raharjo (15) akan didampingi pengacara dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Perhimpunan Advokasi Indonesia (Peradi) Cibinong. 

Kuasa Hukum BV dari PBH Peradi Cibinong, Abdi Situmeang  membenarkan hal tersebut saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com.

"Iya, ada 13 pengacara, itu hanya untuk tersangka BV saja," jelasnya kepada TribunnewsBogor.com melalui sambungan telepon seluler, Rabu (27/9/2017).

Baca: Begini Urutan Kejadian Tarung Gladiator yang Menewaskan Siswa SMA dari Awal Hingga Meninggal Dunia

Abdi menjelaskan bahwa, saat ini pihaknya masih mendalami kasus tarung gladiator meski pihak kepolisian telah mengungkpakan kronologis hingga melakukan rekontruksi kasus tersebut beberapa waktu lalu.

"Walau saksi dan pelaku sudah memberikan keterangan, tapi kami ingin tahu juga bagaimana keterangan dari masyarakat dan pihak-pihak lain yang mungkin ikut terlibat dalam kasus ini," katanya.

Dia pun berujar bahwa, tidak menutup kemungkinan pihak tersangka akan melibatkan pihak lain untuk menyelesaikan perkara kasus tersebut

Baca: Bukan Uang Apalagi Perempuan, Ini Hadiah yang Didapat Pemenang Tarung Gladiator di Bogor

"Ya bisa jadi kalau memang kita membutuhkan, tapi untuk saat ini 13 orang dulu, kalau rekan-rekan kami siap support, sebab dalam menangani kasus ini kami bukan mencari popularitas, tapi kebenaran," ungkapnya.

Sebagai informasi, tersangka utama BV elah diamankan pihak kepolisian sejak Rabu (20/9/2017) kemarin di kediaman neneknya di Yogjakarta.

Pada hari yang sama, sebanyak tiga tersangka lain yang masing-masing berinisial HK, MS, dan TB turut ditangkap di lokasi yang berbeda.

Kini keempat tersangka diketahui masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolresta Bogor Kota.(*)

Penulis: Mohamad Afkar Sarvika
Editor: Soewidia Henaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved