Gas 3 Kg Langka di Kota Bogor, Disperindag Berencana Adakan Operasi di Lima Lokasi Ini

Meski demikian kata Achsin nanti akan ada upaya lain bersama dengan Pertamina untuk mengantisipasi kelangkaan tersebut.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
Warga Kota Bogor antre gas 3 kilogram, Senin (4/12/2017). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bogor Achsin Prasetyo berujar akan mengadakan operasi pasar untuk mengatasi kelangkaan gas tiga kilogram.

"Untuk upaya sementara, rencananya kami akan melakukan operasi pasar di lima titik, diantaranya daerah Kebon Kelapa, Cipaku, Cimanggu, Empang dan Sukasari," katanya, Selasa (5/12/2017).

Dalam satu harinya, menurut Achsin, akan ada 400 tabung yang bakal disediakan pada operasi pasar.

"Nantinya untuk operasi pasar jumlah tabung gas melon yang disiapkan di satu titik, itu kebijakan dari Pertamina, jika melihat dari yang sebelumnya, itu ada yang 400 sampai  500 tabung per satu kali operasi pasar, dengan harga sekitar Rp16 ribu per tabungnya," ucapnya.

Meski demikian kata Achsin nanti akan ada upaya lain bersama dengan Pertamina untuk mengantisipasi kelangkaan tersebut.

Ia juga menjelaskan bahwa masalah penanganan gas elpiji tiga kilogram merupakan kewenangan dari PT. Pertamina.

Sedangkan Disperindag sendiri kata Achsin hanya sebagai mitra untuk mendistribusikan ke agen.

Kelangkaan atau sulitnya mendapatkan gas melon ini, sambung Achsin, dikarenakan ada beberapa faktor seperti cuaca dan permintaan yang tinggi.

"Jadi, ketika cuaca hujan pemasokan pun menjadi tersendat, terlebih ada juga pengambilan tabung yang terlambat dari pengecer, pangkalan, agen sampai ke SPBEnya," ujarnya

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved