TribunBogor/
Home »

Metro

Masih Ada Hotel dan Resto di Bogor yang 'Nakal' Gunakan Gas 3 Kg

Menurutnya, hal itu membawa dampak kepada kelangkaan gas melon di Kota maupun Kabupaten Bogor seperti saat ini.

Masih Ada Hotel dan Resto di Bogor yang 'Nakal' Gunakan Gas 3 Kg
tribunnnewsBogor.com/ Muhammad Afkar Sarvika
Gas 3 kilogram 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Mohamad Afkar Sarvika

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Bogor, Bahriun mengimbau kepada pengusaha resto maupun hotel agar tidak menggunakan gas elpiji tiga kilogram untuk keperluan usahanya.

Bahriun tak menampik bahwa saat ini masih ada hotel maupun resto yang menggunakan gas melon, terutama di daerah Kabupaten Bogor.

Menurutnya, hal itu membawa dampak kepada kelangkaan gas melon di Kota maupun Kabupaten Bogor seperti saat ini.

"Di Kabupaten masih banyak, di Kota sudah mulai berkurang, jadi bukan hanya karena musim hajat saja, tapi masih ada nya hotel dan resto yang menggunakan gas melon juga menjadi salah safu faktor langkanya gas melon," ujar Bahriun saat dihubungi TribunnewsBogor.com, Rabu (6/12/2017).

Dijelaskannya bahwa, gas yang seharusnya digunakan oleh pengusaha hotel ataupun resto ialah bright gas 5,5 kilogram bukan gas tiga kilogram.

"Ga boleh pakai gas tiga kilogram, kalau ketahuan misal ketika disidak, akan kita anjurkan ditukar dengan gas 5,5 kilogram," jelasnya.

Lebih jauh dia mengatakan, penggunaan gas tiga kilogram hanya diperuntukan pada masyarakat yang berpenghasilan di bawah Rp 1.500.000.

"Karena gas tiga kilogram kan gas bersubsidi, kalau penghasilan di atas Rp 1.500.000 ya belinya gas 5,5 kilogram," pungkasnya.

Penulis: Mohamad Afkar Sarvika
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help