Naik Rp 2 ribu, Harga Beras di Pasar Bogor Bikin Ibu Rumah Tangga Uring-uringan

Seorang pedagang beras di Pasar Bogor, Suhata (48) mengatakan dirinya tidak bisa bertahan diharga beras sebelumnya.

Naik Rp 2 ribu, Harga Beras di Pasar Bogor Bikin Ibu Rumah Tangga Uring-uringan
TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
pedagang beras di Pasar Bogor, 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Mohamad Afkar Sarvika

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Harga berass di Kota Bogor mengalami peningkatan selama beberapa minggu terakhir ini.

Kenaikan harga dikeluhkan para pedagang beras hingga ibu rumah tangga.

Seorang pedagang beras di Pasar Bogor, Suhata (48) mengatakan dirinya tidak bisa bertahan diharga beras sebelumnya.

Hal itu disebabkan tingginya harga beras yang dijual di agen-agen beras.

"Mau ga mau harus menaikan harganya, bahkan harga di petani juga naik," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Jumat (12/1/2018).

Dikatakannya saat ini harga beras paling tinggi mencapai Rp 12 ribu perkilogram untuk beras kategori super.

"Sebelumnya mah hanya Rp 10 ribu," terangnya.

Sementara untuk harga beras lokal lainnya saat ini dijual dengan harga antara Rp 7.500 sampai Rp 10 ribu.

"Sebelum naik mah paling mahal itu Rp 8.500, jadi mulai naiknya itu akhir Desembe 2017 lalu," jelasnya.

Dia pun berharap harga beras tidak terus mengalami peningkatan, sebab, kata dia, dengan naiknya harga beras tersebut membuat tingkat penjualan beras di gerainya menurun.

"Iya banyak yang ngeluh juga kan ibu-ibu kenapa naik harganya, kalau saya kan jual tergantung harga dari agen," pungkasnya.

Penulis: Mohamad Afkar Sarvika
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved