Home »

Metro

Pilkada Kota Bogor 2018

Dapat Nomor Urut 4, Calon Wakil Wali Kota Bogor Ini Naik Vespa Hadiri Undian Nomor Paslon

Calon Wali Kota Bogor-Wakil Wali Kota Bogor yang diusung oleh PDIP dan PKB itu pun mengaku memiliki hubungan kuat dengan makna nomer empat.

Dapat Nomor Urut 4, Calon Wakil Wali Kota Bogor Ini Naik Vespa Hadiri Undian Nomor Paslon
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Calon Wakil Wali Kota Bogor, Sugeng Teguh Santoso menaiki motor vespa saat hadiri pengundian nomor urut 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingha Arvian Nugroho.

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TIMUR - Ada yang unik dari pasangan calon (Paslon) pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Bogor 2018.

Hal itu tampak pada calon Wakil Wali Kota Bogor Sugeng Teguh Santoso.

Berbeda dari calon lainnya yang menggunakan kendaraan roda empat, pria yang akrab disapa STS ini pun menggunakan Vespa saat menghadiri pengundian nomer urut.

Vespa putih yang diberi tempelan itu pun terlihat menarik.

Dalam pengundian nomer urut Paslon Dadang Iskandar Danubrata dan STS mendapat nomer urut empat.

Calon Wali Kota Bogor-Wakil Wali Kota Bogor yang diusung oleh PDIP dan PKB itu pun mengaku memiliki hubungan kuat dengan makna nomer empat.

Dadang menuturkan bahwa angka empat merupakan tanggal kelahirnya yaitu 4 Januari.

"Makna 4 itu sudah jelas, nomor 4 saya lahir 4 Januari, dan ini mudah-mudahan suatu sinyal agar Indonesia tetap bersatu dan ini juga bisa menjadikan Koya Bogor lebih maju,"katanya Dadang kepada TribunnewsBogor.com.

Selain itu kata Dadang, nomor empat juga mengandung arti Empat pilar.

Ia juga mengatajan bahwa akan memperjuangkan pendidikan yang dibutuhkan oleh masyarakat dan meningkatkan fasilitas kesehatan untuk warga Kota Bogor.

Sementara itu, STS mengatakan bahwa nomer empat itu merupakan empat pilar yang memberikan sebuah petunjuk.

"Kalau kita terpilih menjadi Wali Kota  maka Indoensia akan tetap kita perjuangankan dengan Pancasila dan bhineka, Bogor tetap bersama walau berbeda-beda," ujarnya.

Ia juga mengatakan bahwa mendapat nomer empat bukan suatu kebetulan, karena bisa jadi ini merupakan tanda kemenagan

"Bogor tetap bersama walau berbeda beda, Huruf kita D, makna Dadang dan mendapat nomer 4, sesuai hari lahirnya, sekarang kita ini tinggal berjuang untuk kita sampai di Balaikota," katanya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help