Singgung Kewarganegaraan Ayahnya, Adik Ahok Tuntut Yusril Ihza Datang ke Kuburan Untuk Lakukan Ini

Pernyataan Yusril Ihza Mahendra terkait status kewarganegaraan ayah Ahok ternyata memancing kemarahan dari keluarga Tjahaya Purnama.

Singgung Kewarganegaraan Ayahnya, Adik Ahok Tuntut Yusril Ihza Datang ke Kuburan Untuk Lakukan Ini
google images
Yusril Ihza Mahendra dan Fifi Lety Indra 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Pernyataan Yusril Ihza Mahendra terkait status kewarganegaraan ayah Ahok ternyata memancing kemarahan dari keluarga Tjahaya Purnama.

Pasalnya dalam pidatonya, Yusril dengan tegas menyebut bahwa Bapak Ahok, Tjoeng Kim Nam adalah seorang warga negara Tiongkok.

Dan baru menjadi warga negara Indonesia pada tahun 1986.

Karena hal tersebut, Ahok yang lahir pada tahun 1966 dikatakan mempunyai warga negara asli Tiongkok bukan Indonesia.

Berikut pernyataan Yusril.

Presiden Republik Indonesia adalah warga negara Indonesia sejak kelahirannya dan tidak pernah menjadi warga negara lain atas permintaan atau kemauannya sendiri

Maka Hari Tanoe Soedibyo bisa jadi calon presiden

Ahok
Kalau Ahok pasti tidak bisa

Lalu kenapa Ahok tidak bisa ?
Karena Ahok tidak lahir sebagai warga negara Indonesia
Kami tahu persis, Bisa dicek datanya di catatan sipil
Bapak Ahok Tjoeng Kim Nam, warga negara Tiongkok
dan ketika ada penentuan kewarganegaraan
pada tahun 1962, Tjoeng Kim Nam memilih warga negara RRT (Republik Rakyat Tiongkok)
Ahok lahir tahun 1966, berarti Ahok adalah warga negara RRT.
dan Ahok baru dinaturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia sekitar tahun 1986 baru dinaturalisasi
Jadi Ahok tidak bisa, yang lain bisa

Pernyataan itu menuai reaksi keras dari adik Ahok Fifi Lety Indra.

Halaman
1234
Penulis: khairunnisa
Editor: khairunnisa
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved