Home »

Bogor

Jalur Alternatif Pakansari Rawan Kecelakaan, Warga Sampai Dibuat Merinding

Jalan yang berada di Keluarahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor itu pun kerap membuat warga sekitar merinding.

Jalur Alternatif Pakansari Rawan Kecelakaan, Warga Sampai Dibuat Merinding
TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
Mobil terperosok ke jurang di kawasan Stadion Pakansari, Selasa (15/5/2018) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Mohamad Afkar Sarvika

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Jalur alternatif Stadion Pakansari ini rupanya menjadi salah satu titik rawan kecelakaan lalu lintas.

Jalan yang berada di Kampung Babakan Tarikolot, Keluarahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor itu pun kerap membuat warga sekitar merinding.

Seorang warga setempat yang enggan disebutkan identitasnya mengatakan setidaknya sudah tiga kali kejadian kecelekaan lalulintas yang melibatkan kendaraan mobil di titik tersebut.

"Sebelumnya dua angkot dinwaktu yang berbeda pernah terperosok ke perkebunan, tidak ada korban, kemudian yang terbaru tadi subuh mobil sedan putih terperosok juga," ucap pria berambut pendek kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (15/5/2018).

Baca: Detik-detik Mobil Terperosok ke Jurang di Pakansari, Netizen Heran Soal Cahaya di Dekat Pohon

Ia melanjutkan bahwa kecelakaan di titik tersebut pun kerap dialami pengendara sepeda motor.

"Banyak kalau motor, ada yang tabrakan karena ada yang melawan arus, korban langsung dibawa ke rumah sakit," katanya.

Ia pun mengatakan, pasca kejadian kedua kalinya angkot terperosok di titik tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor berinisiatif memasang kamera CCTV.

"Dulu mah ga ada CCTV, sekarang aja baru lihat ada CCTV, kecelakaan subuh tadi pun terekam CCTV," tuturnya.

Mengetahui adanya kejadian kecelakaan lalu lintas itu, dirinya pun mengimbau kepada pengendara agar selalu berhati-hati saat melintasi titik tersebut.

Baca: Mobil yang Terjun ke Jurang di Stadion Pakansari Dikemudikan Anggota TNI

Halaman
12
Penulis: Mohamad Afkar Sarvika
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help