Mahfud MD : Kami Di BPIP Tak Pernah Terima Uang Nyasar Dari Koruptor, Pak Amien kan Pernah
Pakar hukum tata negara yang juga anggota Dewan Pengarah Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPI) Mahfud MD menanggapi kritikan Amien Rais
Penulis: Ardhi Sanjaya | Editor: Ardhi Sanjaya
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Pakar hukum tata negara yang juga anggota Dewan Pengarah Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPI) Mahfud MD menanggapi kritikan Amien Rais ke Presiden Joko Widodo.
Di acara Rakornas Persaudaraan Alumni (PA) 212, di Aula Sarbini, Taman Bunga Wiladatika, Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (29/5/2018) Amien menyebut bahwa Jokowi akan turun atas kehendak Allah.
Dalam wawancara di sebuah media, Mahfud MD menanggapi pernyataan Amien Rais.
Menurut Mahfud MD, pernyataan Amien bisa membahayakan dirinya sendiri.
"Kalau nanti Pak Jokowi tidak turun, ini berarti kan Pak Amien yang tak dipercaya Allah. Ya kan, kalau ini (Jokowi) tidak turun maksud saya omongan Amien ini tak diridhoi Allah. Ini kan bahaya bagi Pak Amien sendiri," kata Mahfud.
Pada video unggahan akun Twitter @ASapardan, Mahfud juga menyinggung pernyataan Amien soal gaji BPIP.
Baca: 6 Tahun Pacaran Jarak Jauh, Rencana Menikah Pasangan Ini Pupus Di Kamar Mandi Gereja
Kala itu, Amien menyebut anggota BPIP hanya ongkang-ongkang kaki saja.
"Dia dulu gajinya besar, rasanya kami di BPIP gak pernah punya rekening ada uang nyasar dari orang terlibat korupsi, ndak pernah, kalau pak Amien kan pernah," kata Mahfud MD. hayo kalau mau buka-bukaan siapa yang ongkang-ongkang kaki siapa, dulu waktu jadi ketua MPR gimana," kata Mahfud.
Meski begitu Mahfud juga sempat meminta maaf dan menyebut bahwa Amien Rais merupakan gurunya.
"tapi pak Amien guru saya, saya minta maaf, tapi rasanya saya harus mengklarifikasi," tutup Mahfud.
Tidak Pernah Kembalikan Gaji
Melansir Tribunnews.com, Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Mahfud MD mengomentari polemik yang berkembang terkait hak keuangan yang diterima anggota BPIP.
Menurutnya, tidak ada mekanisme pengembalian gaji dan tidak pernah ada pejabat yang mengembalikan gaji, termasuk Amien Rais.
Baca: Alvin Lie Tunjukan Ketimpangan Gaji DPR-BPIP, Mahfud MD : Yang Besar Banyak tapi Diterima Tunai
Baca: Soal Polemik Gaji BPIP, Mahfud MD: Kami Nerima Gaji Lebih Kecil
"Tidak ada mekanisme mengembalikan gaji, coba siapa pejabat yang paling bersih di negeri ini, ada gak yang pernah mengembalikan gaji?" tanya Mahfud ke awak media saat jumpa pers di Kantor BPIP, Kamis (31/5/2018).
Lanjutnya, dia mengatakan, "Taruh Pak Hidayat Nur Wahid yang dianggap paling bersih pernah kembalikan gaji ngga? Amien Rais pernah kembalikan gaji nggak? Siapa coba? Karena nggak ada mekanisme pengembalian gaji itu."
Mahfud mengatakan bahwa persoalan gaji terdapat dalam undang-undang, mengikat dan tidak dapat ditolak.
"Pengembalian gaji, dan itu kan undang-undang, berlaku ke masyarakat di mana mengikat orang. Kalau anda menolak ndak bisa. Masuk dikirim ke rekening anda, kalau ga suka sedekahkan ke negara lewat penerimaan negara bukan pajak," katanya.