Tiga Bulan Ditinggal Ibunya Dirumah Sakit usai Dilahirkan, Bayi Malang Ini Dibawa ke Panti Sosial

Kenyataan pahit itu diungkapkan Kepala Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Balita Tunas Bangsa Cipayung, Riza.

Tiga Bulan Ditinggal Ibunya Dirumah Sakit usai Dilahirkan, Bayi Malang Ini Dibawa ke Panti Sosial
Istimewa
BAYI yang belum diberi nama ini diserahkan kepada PSAA Balita Tunas Bangsa, Cipayung, Selasa (10/7/2018), lantaran selama tiga bulan sang ibu, Wiwied YM Hutagalung, tidak kunjung kembali ke rumah sakit untuk menjemput bayinya, pascamelahirkan. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -  Nasib malang menimpa seorang bayi perempuan di Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Usai dilahirkan, sang ibu justru meninggalkannya dan menghilang begitu saja, tak ada kabar.

Kenyataan pahit itu diungkapkan Kepala Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Balita Tunas Bangsa Cipayung, Riza.

BAYI yang belum diberi nama ini diserahkan kepada PSAA Balita Tunas Bangsa, Cipayung, Selasa (10/7/2018), lantaran selama tiga bulan sang ibu, Wiwied YM Hutagalung, tidak kunjung kembali ke rumah sakit untuk menjemput bayinya, pascamelahirkan.
BAYI yang belum diberi nama ini diserahkan kepada PSAA Balita Tunas Bangsa, Cipayung, Selasa (10/7/2018), lantaran selama tiga bulan sang ibu, Wiwied YM Hutagalung, tidak kunjung kembali ke rumah sakit untuk menjemput bayinya, pascamelahirkan. (Istimewa)
PLH Direktur Umum, SDM, dan Pendidikan RSUP Fatmawati, Dr Loli J Simanjuntak, menyerahkan seorang bayi ke Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Balita Tunas Bangsa, Cipayung, Selasa (10/7/2018). Bayi yang belum diberi nama itu diserahkan kepada PSAA lantaran selama tiga bulan sang ibu tidak kunjung kembali ke rumah sakit untuk menjemput bayinya, pascamelahirkan.
PLH Direktur Umum, SDM, dan Pendidikan RSUP Fatmawati, Dr Loli J Simanjuntak, menyerahkan seorang bayi ke Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Balita Tunas Bangsa, Cipayung, Selasa (10/7/2018). Bayi yang belum diberi nama itu diserahkan kepada PSAA lantaran selama tiga bulan sang ibu tidak kunjung kembali ke rumah sakit untuk menjemput bayinya, pascamelahirkan. (Istimewa)

Bayi yang belum diberi nama itu akhinya diserahkan kepada PSAA pada Selasa (10/7/2018), lantaran selama tiga bulan sang ibu tidak kunjung datang.

BAYI yang belum diberi nama ini diserahkan kepada PSAA Balita Tunas Bangsa, Cipayung, lantaran selama tiga bulan sang ibu, Wiwied YM Hutagalung, tidak kunjung kembali ke rumah sakit untuk menjemput bayinya, pascamelahirkan.
BAYI yang belum diberi nama ini diserahkan kepada PSAA Balita Tunas Bangsa, Cipayung, lantaran selama tiga bulan sang ibu, Wiwied YM Hutagalung, tidak kunjung kembali ke rumah sakit untuk menjemput bayinya, pascamelahirkan. (Istimewa)
PLH Direktur Umum, SDM, dan Pendidikan RSUP Fatmawati, Dr Loli J Simanjuntak, menyerahkan seorang bayi ke Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Balita Tunas Bangsa, Cipayung, Selasa (10/7/2018). Bayi yang belum diberi nama itu diserahkan kepada PSAA lantaran selama tiga bulan sang ibu tidak kunjung kembali ke rumah sakit untuk menjemput bayinya, pascamelahirkan.
PLH Direktur Umum, SDM, dan Pendidikan RSUP Fatmawati, Dr Loli J Simanjuntak, menyerahkan seorang bayi ke Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Balita Tunas Bangsa, Cipayung, Selasa (10/7/2018). Bayi yang belum diberi nama itu diserahkan kepada PSAA lantaran selama tiga bulan sang ibu tidak kunjung kembali ke rumah sakit untuk menjemput bayinya, pascamelahirkan. (Istimewa)

Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Plh Direktur Umum, SDM, dan Pendidikan RSUP Fatmawati Dr Loli J Simanjuntak, bayi tersebut merupakan anak dari Wiwied YM Hutagalung yang lahir pada tanggal 12 April 2018.

Kejadian itu bermula usai Wiwied yang dalam kondisi hendak melahirkan ditemukan warga di sekitar Pesanggrahan. Karena tidak memiliki identitas, perempuan malang itu kesulitan bersalin.

PLH Direktur Umum, SDM, dan Pendidikan RSUP Fatmawati, Dr Loli J Simanjuntak, menyerahkan seorang bayi ke Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Balita Tunas Bangsa, Cipayung, Selasa (10/7/2018), disaksikan pihak kepolisian. Bayi yang belum diberi nama itu diserahkan kepada PSAA lantaran selama tiga bulan sang ibu tidak kunjung kembali ke rumah sakit untuk menjemput bayinya, pascamelahirkan.
PLH Direktur Umum, SDM, dan Pendidikan RSUP Fatmawati, Dr Loli J Simanjuntak, menyerahkan seorang bayi ke Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Balita Tunas Bangsa, Cipayung, Selasa (10/7/2018), disaksikan pihak kepolisian. Bayi yang belum diberi nama itu diserahkan kepada PSAA lantaran selama tiga bulan sang ibu tidak kunjung kembali ke rumah sakit untuk menjemput bayinya, pascamelahirkan. (Istimewa)

Warga kemudian membawa perempuan itu ke Rumah Sakit Umum Kecamatan (RSUK) Pesanggrahan yang kemudian dirujuk ke RSUP Fatmawati untuk menjalani proses melahirkan.

Namun, beberapa hari berselang setelah melahirkan, Wiwied, katanya, meminta izin untuk pergi dari rumah sakit dengan alasan mencari suaminya.

PLH Direktur Umum, SDM, dan Pendidikan RSUP Fatmawati, Dr Loli J Simanjuntak, usai menyerahkan seorang bayi ke Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Balita Tunas Bangsa, Cipayung, Selasa (10/7/2018), disaksikan pihak kepolisian. Bayi yang belum diberi nama itu diserahkan kepada PSAA lantaran selama tiga bulan sang ibu tidak kunjung kembali ke rumah sakit untuk menjemput bayinya, pascamelahirkan.
PLH Direktur Umum, SDM, dan Pendidikan RSUP Fatmawati, Dr Loli J Simanjuntak, usai menyerahkan seorang bayi ke Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Balita Tunas Bangsa, Cipayung, Selasa (10/7/2018), disaksikan pihak kepolisian. Bayi yang belum diberi nama itu diserahkan kepada PSAA lantaran selama tiga bulan sang ibu tidak kunjung kembali ke rumah sakit untuk menjemput bayinya, pascamelahirkan. (Istimewa)

Pihak rumah sakit tidak menaruh curiga, tetapi hampir tiga bulan lamanya, Wiwied ataupun pihak keluarga tidak kunjung datang untuk mengambil bayi itu.

"Bayi itu selama tiga bulan dirawat di rumah sakit, diasuh oleh perawat. Karena orangtuanya tidak ada kepastian, bayi diserahkan kepada kami untuk diasuh," tutur Riza. 

Sumber artikel Ditinggal Ibunya, Bayi Malang Ini Akhirnya Dirujuk ke Panti Sosial

Editor: Damanhuri
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help