Temuan Baru Ahli, Gelombang Panas Ternyata Bikin Otak Jadi Susah Berpikir

Ahli dari Harvard membuktikan gelombang panas berdampak pada kemampuan berpikir manusia, termasuk orang sehat.

Temuan Baru Ahli, Gelombang Panas Ternyata Bikin Otak Jadi Susah Berpikir
Warta Kota
Ilustrasi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Ahli dari Harvard membuktikan gelombang panas berdampak pada kemampuan berpikir manusia, termasuk orang sehat.

Selama ini, penelitian tentang efek gelombang panas pada kesehatan lebih banyak menyoroti orang-orang yang lemah dan rapuh seperti lansia.

Jarang ada penelitian yang membahas dampaknya bagi orang sehat.

Sebab itu, para ilmuwan dari Harvard T.H Chan School of Public Health meneliti siswa yang tinggal di asrama untuk menjawab hal tersebut.

Dalam laporan yang terbit di jurnal PLOS Medicine, Selasa (10/7/2018), ahli menemukan siswa yang tinggal di asrama dengan pendingin udara atau AC, nilainya lebih tinggi dibanding yang tidak.

Tak Terima Audy Item Dikatai Gendut, Iko Uwais : Saya Akan Bela Istri Saya Sampai Mati

"Kami mempelajari siswa dalam kondisi sehat yang tinggal di asrama sebagai intervensi alami selama gelombang panas di Boston," ujar Jose Guillermo Cedeño-Laurent dalam sebuah pernyataan dilansir Newsweek, Rabu (11/7/2018).

"Penting untuk mengetahui efek peningkatan panas yang disebabkan perubahan iklim di seluruh lapisan masyarakat," imbuhnya.

Penelitian yang dilakukan pada musim panas 2016 ini melibatkan 44 siswa Boston, di mana 24 siswa tinggal di gedung ber-AC dan sisanya tidak menggunakan AC.

Masing-masing kamar asrama juga dipasangi alat yang dapat memantau suhu selama periode 12 hari.

Lima hari pertama suhunya normal, kemudian datang gelombang panas selama lima hari, dan dua hari terakhir suhunya turun.

Sering Dikira Karakter Fiksi, Ilmuwan Temukan Ikan Misterius Berkelamin Ganda

Halaman
123
Editor: khairunnisa
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved