Tawuran Pelajar

Polisi Sebut Pelajar SMP yang Tewas di Cibinong Bogor Diduga Terkena Sabetan Celurit

Menurutnya, saat ini korban tewas sudah dirujuk dari Rumah Sakit Trimitra Cibinong menuju rumah sakit Polri Kramatjati.

Polisi Sebut Pelajar SMP yang Tewas di Cibinong Bogor Diduga Terkena Sabetan Celurit
tribunnnewsBogor.com/ Damanhuri
tawuran 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Polisi mendunga pelajar SMP yang tewas di cibinong, Kabupaten Bogor terkena sabetan celurit.

"Korban luka parah, diduga kena sabetan culurit," kata Kanit Reskrim Polsek Cibinong, AKP Sarjiman kepada TribunnewsBogor.com, Jumat (14/9/2018) malam.

Menurutnya, saat ini korban tewas sudah dirujuk dari Rumah Sakit Trimitra Cibinong menuju rumah sakit Polri Kramatjati Jakarta.

"Korban saat dirujuk ke rumah sakit Polri Kramatjati untuk dilakukan otopsi," tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, tawuran pelajar kembali terjadi di Kabupaten Bogor, Jumat (14/9/2018) sore.

Informasi yang dihimpum TribunnewsBogor.com, peristiwa ini terjadi di Jalan Raya Jakarta - Bogor tepatnya depan Rumah Sakit Trimitra, Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Dalam insiden ini, seorang siswa SMP dikabarkan meninggal dunia terkena sabetan benda tajam.

Kanit Reskrim Polsek Cibinong, AKP Sarjiman, membenarkan peristiwa tersebut.

"Betul, korban meninggal dunia," kata Sarjiman saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com melalui sambungan telepon, Jumat (14/8/2018) malam.

Menurutnya, insiden tawuran pelajar itu terjadi pada pukul 16.30 WIB sore tadi.

Ia melanjutkan, korban dibawa ke Rumah Sakit Trimitra Cibinong namun nyawanya tak tertolong.

"Korban meninggal dirumah sakit, saat ini masih dalam penyelidikan," kata dia.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved