TOPIK
Tawuran Pelajar
-
Tak hanya celurit, pelajar lainnya juga terlihat mengayunkan gir motor yang diikat menggunakan tali kain.
-
Konvoi motor pelajar yang mengenakan baju bebas terlibat cekcok dengan pelajar lain hingga hampir saja terjadi aksi tawuran
-
Korban yang berasal dari Sukmajaya Depok ini dikeroyok oleh para pelajar dari SMA AL pada Kamis (6/12/2018) lalu.
-
May sapaan akrabnya mengaku terkejut saat melihat pelajar tersebut membawa celurit dan hendak menikam pelajar yang turun dari truk.
-
Dengan berlinang air mata di wajahnya, dia tak sanggup memarahi anak tersebut karena dinilai baik.
-
Sebelum menuju ke Tol Gunungputri, para pelajar tersebut berkumpul di Gang Asem RT 2/12, Desa Gunungputri
-
Mereka terpaksa diamankan karena diduga akan melakukan tawuran di kawasan Gunungputri sekitar pukul 17.30 WIB, Senin (17/9/2018) sekira pukul 17.30
-
Ia menjelaskan bahwa tawuran ini sudah seperti tren tentang anggapan tolak ukur kejantanan remaja laki-laki.
-
Sebelum terjadi tawuran, kata dia, kedua kubu sudah menjadwalkan pertemuan untuk menggelar tawuran tersebut.
-
IS adalah orang yang membacok korban di bagian dada menggunakan clurit sedangkan SM membacok bagian tangan korban
-
Yudha sempat dibawa ke rumah sakit setelah mendapat luka sabetan senjata tajam namun nahas nyawanya tak tertolong.
-
Menurutnya, saat ini korban tewas sudah dirujuk dari Rumah Sakit Trimitra Cibinong menuju rumah sakit Polri Kramatjati Jakarta.
-
Keluarga tak kuasa menahan tangis katika mengingat permintaan almarhum tersebut karena belum sempat dikabulkan.
-
Diakui Fajaria, sebagai ibu dia harus menjadi tulang punggung keluarga bahkan bekerja hingga ke luar kota.
-
Satpam sekolah SMP PGRI 1 Cirimekar, Sholeh menampik jika korban berasal dari sekolah SMP PGRI 1 Cirimekar.
-
Peristiwa tawuran ini menyebabkan satu pelajar SMP tewas di rumah sakit setelah mendapat sabetan benda tajam.
-
Menurutnya, saat ini korban tewas sudah dirujuk dari Rumah Sakit Trimitra Cibinong menuju rumah sakit Polri Kramatjati.
-
Tawuran ini dikabarkan mengakibatkan seorang siswa SMP meninggal dunia terkena sabetan benda tajam.
-
Bagi sekolah-sekolah yang memiliki murid yang sering tawuran, kata Dicky, akan direkomendasikan untuk dievaluasi oleh Dinas Pendidikan.
-
Ivan menjelaskan, Ojan yang berstatus sebagai siswa kelas XII SMK Bhipuri merupakan anak pertama dari tiga bersaudara.
-
Hal itu dilakukan karena sekolah tingkat SMA, SMK dan sederajat menjadi tanggung jawab Provinsi.
-
Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bogor Jana Sugiana mengatakan bahwa materi tersebut akan diintegrasikan dengan kurikulum.
-
kejadian tersebut terjadi pada hari Selasa (31/8/2018) sekitar pukul 18.30 WIB saat itu IS tewas setelah mendapat sabetan celurit di bagian kepala
-
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Fahrudin sedang menyusun pola pembinaan bersama guru-guru di Kota Bogor.
-
Duel tiga lawan tiga di Bubulak Bogor mengakibatkan satu pelajar SMP tewas akibat luka para di bagian perut dan kepala
-
Salah satu anggota Satgas Pelajar Kota Bogor, Arif mengatakan, diamankannya ketiga pelajar tersebut untuk mengantisipasi aksi tawuran.
-
Kompol Agah Sanjaya mengatakan, pihaknya hingga saat ini masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan kepada sejumlah pelajar yang saat ini sudah diam
-
Saat ditanya mengenai apakah insiden tersebut terencana. Pihaknya masih sedang mendalami kasus tersebut.
-
Disaat bersamaan, ada pengendara motor yang kebetulan melintas didekat korban yang sudah dalam posisi terkapar.
-
Aparat kepolisian yang tiba dilokasi pun langsung membawa jasad korban kerumah sakit untuk dilakukan otopsi.
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved