SPBU Dekat Jambu Dua Bogor Kebakaran, Api Berasal Dari Jerigen yang Sedang Diisi Bensin

Api ini, dari dirijen pengendara, langsung menyebar ke satu terminal pengisian bensin SPBU dekat Jambu Dua Bogor.

SPBU Dekat Jambu Dua Bogor Kebakaran, Api Berasal Dari Jerigen yang Sedang Diisi Bensin
TribunnewsBogor.com/Sachril Agustin Berutu
Kebakaran SPBU di Jalan KS Tubun, Bogor Utara, Kota Bogor, Kamis (11/10/2018) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Sachril Agustin Berutu

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR UTARA - Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satuan Polisi Pamongpraja Kota Bogor, Marse Hendra Saputra mengatakan, dugaan sementara kebakaran SPBU dekat Jambu Dua Bogor terjadi ketika satu pengendara mengisi bensin.

"Sekira pukul 17.30 WIB, ada pengendara yang mengisi bensin dengan Jerigen. Dugaan sementara, api muncul dari motor dan nozle pengisian bensin," katanya, di SPBU jalan KS Tubun, Kecamatan Bogor Utara, Kamis (11/10/2018).

Marse menambahkan, pemilik motor tersebut langsung melarikan diri melihat api di SPBU dekat Jambu Dua Bogor.

Sementara petugas SPBU dekat Jambu Dua Bogor, langsung pergi ke dalam ruangan untuk mematikan sekring listrik.

Api ini, dari Jerigen pengendara, langsung menyebar ke satu terminal pengisian bensin SPBU dekat Jambu Dua Bogor.

"Petugas sigap, langsung mematikan listrik. Kalau tidak, api akan menyebar ke dispenser bensin yang lainnya," jelasnya.

Petugas lainnya pun, dikatakan Marse, sigap.

Foto dan Video SPBU di Dekat Jambu Dua Bogor Kebakaran, Diduga Ada Percikan Api dari Sepeda Motor

BREAKING NEWS - SPBU di Dekat Jambu Dua Kebakaran, Ada Percikan Api Saat Motor Isi Bensin

"Untungnya petugas dan security langsung sigap memadamkan api," terangnya.

Marse menjelaskan, timnya langsung datang ke TKP tak lama setelah kejadian.

Pemadam kebakaran langsung melakukan pendinginan untuk memastikan api telah padam.

"Kami diinformasikan pukul 17.50 WIB dan tiba di lokasi pukul 17.55 WIB. Enam unit damkar dikerahkan dan sekira pukul 18.25 WIB, api berhasil dipamdamkan," terangnya.

Untuk kerugian, ditafsir sekira Rp 250 juta.

Penulis: Sachril Agustin Berutu
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help