Pilpres 2019
Ditanya Aa Gym Soal Jabatan, Sandiaga Uno : 'Nyantai Aja, Allah yang Nentuin, Gak Usah Baper !'
Aa Gym menjelaskan kepada Sandiaga Uno, pemenang itu bukan siapa yang terpilih, tapi siapa yang menang dengan cara yang benar.
Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Soewidia Henaldi
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno ditanya oleh KH Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym tentang tanggapannya mengenai jabatan.
Pertanyaan itu disampaikan oleh Aa Gym di acara tausyiahnya, Kamis (1/11/2018).
Dilansir dari tayangan YouTube Masjid Daarut Tauhiid, Jumat (2/11/2018), Aa Gym memberikan pertanyaan kepada Sandiaga Uno, apa arti jabatan bagi dirinya.
Rupanya menurut Sandiaga Uno, jabatan itu adalah ujian, amanah, dan milik Allah.
"Di surat Ali Imran ayat 26, bahwa jabatan dan kekuasaan itu milik Allah," jawab Sandiaga Uno.
Ia kemudian menjabarkan arti dari surat Ali Imron:26 tersebut, bahwa Allah akan memberikan kepada siapa yang dikehendaki, dan akan mencabut dari siapa yang Allah kehendaki. Dan akan mengangkat pada siapa yang dia kehendaki, dan dia akan hinakan kepada siapa yang dia kehendaki.
"Jadi nyantai aja, orang Allah yang nentuin. Jadi buat saya, kita ikhtiar saja, nanti hasilnya Allah yang nentuin. Kalau itu milik kita, ya jadi milik kita, kalau nggak, woles saja gitu loh, gak usah dibawa perasaan, gak usah baper," ujar Sandiaga Uno.
Aa Gym yang mendengar penjelasan Sandiaga Uno itu kemudian tampak tersenyum
"Ya iyaa, emang," kata Aa Gym sambil melirik ke arah Sandiaga Uno lalu kemudian tertawa.
"Jangan terlalu serius lah," kata Aa Gym lagi.
Aa Gym kemudian membacakan QS Ali Imran:26 tersebut berserta artinya.
قُلِ اللَّهُمَّ مَالِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِي الْمُلْكَ مَنْ تَشَاءُ وَتَنْزِعُ الْمُلْكَ مِمَّنْ تَشَاءُ وَتُعِزُّ مَنْ تَشَاءُ وَتُذِلُّ مَنْ تَشَاءُ ۖ بِيَدِكَ الْخَيْرُ ۖ إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
"Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu."
Aa Gym kemudian menjelaskan arti dari surat tersebut, bahwa kekuasaan dan kemuliaan yang dimaksud adalah hal yang berbeda.
"Kekuasaan dan kemuliaan oleh Allah dipisahkan, artinya kekuasaan itu tidak langsung jadi mulia. Artinya kekuasaan itu diberikan kepada siapa saja, hitler saja diberi kekuasaan oleh Allah," jelas Aa Gym.
• Sandiaga Uno Soroti Kandidat yang Sering Umbar Janji Kampanye, Aa Gym: Tenang, Ini Tensi Lagi Mateng