Pilpres 2019

Tanggapi Isu Ahok Gantikan Maruf Amin, Mahfud MD Sebut Permainan Politik yang Hoaks

Ada isu dan berita yang menyebarkan Ahok bisa menggantikan Maruf Amin sebelum pilpres, ini tanggapan Mahfud MD

Tanggapi Isu Ahok Gantikan Maruf Amin, Mahfud MD Sebut Permainan Politik yang Hoaks
Kolase YouTube/Tribunnews.com/Kompas.com
Mantan Ketua MK, Mahfud MD menanggapi soal isu cawapres Maruf Amin akan digantikan oleh Ahok 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Isu soal cawapres nomor urut 01, Maruf Amin akan digantikan oleh Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok tersebar di media sosial dan diangkat menjadi berita utama media massa.

Koran Indopos memberitakan isu Ahok akan gantikan Maruf Amin itu menjadi polemik, hingga berujung pelaporan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin ke Dewan Pers.

Menanggapi hal tersebut, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD pun memberikan pandangannya.

Dalam tayangan Kompas Petang yang tayang Sabtu (16/2/2019), Mahfud MD menjelaskan kalau Ahok tak mungkin bisa menggantikan Maruf Amin sebagai cawapres.

Disamping itu, pemahaman yang menyebar di masyarakat atas tersebarnya isu tersebut adalah Ahok memang benar-benar bisa menggantikan Maruf Amin sebelum Pilpres 2019.

Atau, kedua masyarakat beranggapan Ahok bisa menggantikan Maruf amin setelah terpilih menjadi wakil presiden.

Ahok curhat pasca bebas dari penjara
Ahok curhat pasca bebas dari penjara (Youtube channel Panggil Saya BTP)

"Jadi Maruf amin akan diganti, hanya untuk mendulang suara saat pilpres, lalu akan diganti Ahok sesuad dipilih. Nah dua-duanya itu tidak mungkin secara hukum. Jadi kalau ada media yang menyebarkan itu, berarti ikut permainan politik yang hoaks," kata Mahfud MD.

Lanjutnya, ada dua syarat untuk menggantikan wakil presiden menurut undang-undang.

Yang pertama, punya catatan kepolisian yang baik.

 Ahok Dikabarkan Akan Nikahi Puput Hari Ini, Sang Adik: Lebih Baik Sendiri daripada Salah Menikah

 Alasan Jusuf Kalla Tak Setuju Ahok Gabung Tim Sukses Jokowi-Maruf Amin

Kemudian, calon wakil presiden tidak pernah dihukum karena tidak melakukan tindak pidana yang diancam hukuman pidana 5 tahun penjara atau lebih.

Halaman
123
Penulis: Yudhi Maulana Aditama
Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved