Info Kesehatan

Bahaya Tidur dengan Posisi Telentang, Lebih Baik Menyamping

Gangguan tidur tersebut dapat menyebabkan obstructive sleep apnea (OSA), atau terhentinya aliran udara pernafasan selama 10-45 detik.

Bahaya Tidur dengan Posisi Telentang, Lebih Baik Menyamping
Thinkstockfoto
Ilustrasi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Setiap orang pasti memiliki preferensi posisi tidurnya masing-masing.

Tapi, tahukah kamu bahwa posisi tidur telentang adalah yang dianjurkan untuk dihindari?

Spesialis Telinga Hidung Tenggorok dan Bedah Kepala Leher, Arina Ikasari Muhtadi menjelaskan alasannya.

Tidur telentang ternyata membuat kita rawan mengalami sumbatan jalan nafas.

Gangguan tidur tersebut dapat menyebabkan obstructive sleep apnea (OSA), atau terhentinya aliran udara pernafasan selama 10-45 detik.

Ia menambahkan, dalam medis disarankan tidur menyamping.

Tidur menyamping ke kanan lebih dianjurkan ketimbang menyamping ke kiri karena cenderung tidak ada organ yang tertekan.

Sementara jika tidur menyamping ke kiri, kita berpotensi menekan jantung dan lambung.

"Kalau jantung yang tertekan, ada sumbatan dalam aliran darah. Kalau di lambung nanti terjadi refluks, aliran gas yang naik ke atas," ucap dia.

Namun, bagaimana jika kita kerap berganti-ganti posisi ketika tidur?

Halaman
12
Editor: Vivi Febrianti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved