Prostitusi Online

Mucikari Artis Sebut Vanessa Angel Sempat Mau Dibooking Menteri, Tarifnya Rp 60 Juta Sekali Kencan

Tersangka kasus ITE dalam kasus prostitusi online, Vanessa Angel mengaku pernah akan dibooking seorang menteri.

Mucikari Artis Sebut Vanessa Angel Sempat Mau Dibooking Menteri, Tarifnya Rp 60 Juta Sekali Kencan
kolase Grid.ID
Artis FTV Vanessa Angel yang saat ini menjadi tersangka kasus ITE. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Sidang lanjutan persidangan kasus prostitusi online yang melibatkan artis Vanessa Angel sudah digelar.

Dalam kesaksiannya, mucikari artis menyebut Vanessa Angel sempat akan dibooking oleh seorang Menteri dengan tarif Rp 60 juta sekali kencan.

Dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri atau PN Surabaya itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyampaikan sosok Menteri dari keterangan mucikari artis. 

Kepada sosok Menteri itu, Vanessa Angel ingin dibayar Rp 60 juta untuk short time. 

Vanessa Angel inginnya langsung 'melayani' di kamar tidak usah pakai dinner.

Terungkapnya sosok Menteri itu terungkap dalam sidang dakwaan Intan Permatasari Winindya Chasanovri alias Nindy, mucikari artis Vanessa Angel.

Terungkap, Vanessa Angel pernah menolak tawaran kencan dinner 'mimik-mimik cantik' mimican untuk menemani seorang Menteri yang tak disebutkan detail tersebut.

Dalam dakwaan jaksa diceritakan, perkara ini berawal dari pertemuan Rian Subroto dengan Dhani (DPO) di Cafe Delight Lumajang pada awal Desember 2018 lalu.

Kepada Rian, Dhani menawarkan bahwa dirinya bisa mencarikan artis wanita atau selebgram untuk diajak kencan dalam artian berhubungan badan/seks.

Vanessa Angel dibawa dari tahanan Dittahti menuju ke ruangan penyidik Sudit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim.
Vanessa Angel dibawa dari tahanan Dittahti menuju ke ruangan penyidik Sudit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim. (SURYA/MOHAMMAD ROMADONI)

Rian pun tertarik tawaran tersebut.

Halaman
1234
Editor: Soewidia Henaldi
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved