Hati-hati ! Konsumsi Makanan dari Kaleng yang Penyok Ternyata Bisa Sebabkan Kerusakan Saraf

Meski demikian, ada beberapa kaleng yang penyok namun sukar terlihat dengan mata telanjang.

Hati-hati ! Konsumsi Makanan dari Kaleng yang Penyok Ternyata Bisa Sebabkan Kerusakan Saraf
Tribunnews.com
Ilustrasi makanan kaleng 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Menjelang Ramadan, makanan kaleng banyak diburu oleh masyarakat.

Pasalnya, makanan kaleng dianggap praktis tapi mengandung banyak pengawet.

Bukan hanya terancam mengonsumsi makanan berpengawet, makanan kaleng juga lebih berisiko saat kalengnya penyok.

Kemasan kaleng sebenarnya digunakan untuk menghalau makanan dari bakteri dan jamur berbahaya.

Namun, tidak sedikit kaleng yang jadi penyok saat proses distribusi atau setelah dijual di pasar.

Menurut Suki Hertz, seorang profesor nutrisi dan kemanan makanan untuk Culinary Institute of America, tingkat keparahan kaleng yang penyok akan memengaruhi kualitas produk.

"Jika itu hanya penyok kecil di bagian lain pada kaleng.

Itu tidak akan mempengaruhi makanan di dalamnya," ujar Hertz.

Demi Cinta, Sule Rela Naik Wahana Ekstrem, Naomi Zaskia Beri Perlakuan Manis Ini ke Calon Anak Tiri

Hertz juga mengungkapkan bahwa jika bagian yang penyok terdapat lapisan logam, maka makanan ini akan lebih mudah terpapar udara yang membuat patogen masuk.

Pada keadaan ini, makanan tak lagi layak dikonsumsi.

Halaman
12
Editor: khairunnisa
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved