Penambang Emas Menyamar Jadi Karyawan PT Antam
Polisi juga menyita bahan baku emas, lempengan emas, alat-alat untuk menggali emas, dan uang tunai sekitar Rp 500 juta
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR – Penambang emas illegal di area Unit Bisnis Pertambangan Emas (UBPE) Pongkor, PT Aneka Tambang Tbk (PT Antam), ada yang nekat mengenakan seragam karyawan PT Antam sebagai upaya penyamaran dari razia aparat keamanan.
Sebagian penambang emas, biasa disebut gurandil, tak bisa lagi menghindar ketika petugas gabungan Polres Bogor melakukan razia tambang ilegal.
Polisi meringkus 22 orang yang diduga terkait kegiatan penambangan ilegal. Sebanyak 11 orang adalah penadah barang curian berupa tanah yang mengandung biji emas, sedangkan sisanya adalah para penggali.
Polisi juga menyita bahan baku emas, lempengan emas, alat-alat untuk menggali emas, dan uang tunai sekitar Rp 500 juta.
Kapolres Bogor, AKBP Suyudi Ario Seto dalam keterangan pers di Kantor Polres Bogor menjelaskan, aksi pencurian emas yang dilakukan para tersangka terjadi secara masif dan sudah berlangsung lama.
"Dalam aksinya para pelaku menggunakan seragam karyawan PT Antam untuk menyamar. Mereka mencuri bahan emas di level 600 areal tambang PT Antam, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor," ujar Suyudi.
Aksi penggalian mineral berharga tanpa izin ini sudah berlangsung lama, sekitar 22 tahun. PT Antam pun diperkirakan mengalami kerugian hingga triliunan rupiah.
"Potensi kerugian per tahun mencapai Rp 1 triliun," kata AKBP Suyudi.
Para penambang liar, kata Suyudi, menggali tanah mengandung bijih emas dengan cara membuat lubang liar di areal level 600. Bahan baku emas yang diperoleh kemudian dijual ke sejumlah penadah untuk kemudian diolah menjadi emas.
Barang bukti yang disita polisi antara lain dua buah baju warepack warna biru, sebuah jaket warna coklat, sebuah jaket biru, empat buah senter kepala, sebuah palu, dua buah pahat, dua pasang sepatu boot hijau, dan 10 karung berisi bahan baku emas.
Polisi juga menyita kepingan emas seberat 78,5 gram dan uang tunai sekitar Rp 500 juta.
"Selain menangkap para pelaku kita juga akan menertibkan daerah yang ada tempat hiburan dan pekerja seks komersialnya," kata kapolres.
Kapolres menambahkan, polisi masih melakukan penyelidikan terkait kemungkinan keterlibatan orang dalam di PT Antam dalam aksi pencurian ini.
"Karena ini berlangsung lama, kita akan selidiki dugaan keterlibatan orang dalam," ujarnya.
Sementara itu, General Manager PT Antam Pongkor, I Gede Gunawan, mengatakan, pihaknya juga sedang menyelidiki dugaan adanya orang dalam perusahaan yang terlibat dalam kasus pencurian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/penambangan-emas-ilegal_20150915_184122.jpg)