Makam Mbah Jepra Bakal Digusur, Aktivis Pasang Badan
Dukungan dari anggota TNI, Kepolisian hingga anggota Dewan Kota Bogor dan masyarakat.
Penulis: Ardhi Sanjaya | Editor: Bima Chakti Firmansyah
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Ardhi Sanjaya
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Legalitas situs makam Ratu Galuh Mangku Alam, mendapat dukungan dari berbagai pihak.
Menurut Pelopor Tim Kujang Lima, Muhamad Bachtiar, situs makam Mbah Jepra yang berada Kebun Raya Bogor, Kota Bogor, Jawa Barat ini, disinyalir bakal digusur.
Untuk mengantisipasi itu, pihaknya bersama juru kunci serta aktivis pemerhati sejarah Kota Bogor lainnya, membentuk tim untuk memperjuangkan legalitas makam tersebut.

TribunnewsBogor.com/Ardi Sanjaya
Mereka semua siap pasang badan jika kabar penggusuran tersebut benar akan dilakukan.
"Untuk itu kami buat tim Kujang Lima," kata Muhamad Bachtiar, pada TribunnewsBogor.com, Sabtu (3/10/2015).
Saat ini, sudah ada yang membubuhkan tanda tangan sebagai bentuk dukungan.
Dukungan mulai dari anggota TNI, Kepolisian hingga anggota Dewan Kota Bogor dan masyarakat.
"Kami sudah kirim permohonan ke Walikota, Presiden juga sudah tapi lewat protokolernya," ungkap Muhamad Bachtiar.
Sedikitnya, selama tiga minggu, pihaknya berhasil mendapat 300 tanda tangan sudah dipegang oleh tim ini.
Pembuat film berjudul Tahta Padjajaran 1482 ini, mengaku mendapat dukungan penuh dari Ketua DPRD Kota Bogor dan Komandan Yonif 315, Kota Bogor.
"Komandannya bilang, siapapun yang mau menghancurkan situs itu harus berhadapan dengan pasukannya," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/aktivis-pemerhati-sejarah-kota-bogor_20151003_161223.jpg)