Breaking News:

Tawuran Pelajar

Polisi Sita 3 Clurit yang Digunakan Membacok Siswa SMK YPUI Parung

AKP Auliya Djabar mengatakan, selain clurit petugas juga menyita pakaian korban yang berlumuran darah.

Penulis: Soewidia Henaldi | Editor: Soewidia Henaldi
TribunnewsBogor.com
Beberapa pelajar ditangkap saat akan tawuran, Senin (5/10/2015). Dari tangan mereka disita belasan senjata tajam. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Soewidia Henaldi

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, PARUNG - Petugas Reskrim Polsek Parung, Kabupaten Bogor menyita clurit yang digunakan untuk membacok M Yosi (16), siswa SMK YPUI Parung.

Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Auliya Djabar mengatakan, selain clurit petugas juga menyita pakaian korban yang berlumuran darah.

"Clurit disita dari lima pelaku yang sudah ditangkap," kata Auliya Djabar kepada TribunnewsBogor.com, Kamis (8/10/2015)

Kelima pelaku memiliki peran masing-masing. 

Ada yang menjadi eksekutor dan mengendarai sepeda motor.

"Kita masih dalami motif para pelaku," katanya.

Auliya menjelaskan, karena pelaku masih berstatus pelajar dan di bawah umur, penyidikan kasusnya akan dilakukan oleh Unit Perlindangan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bogor.

Para tersangka dijerat Pasal 170 KUHP yaitu pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Seperti diberitakan sebelumnya, M Yosi (16) siswa SMK YPUI Parung tewas akibat dibacok pelajar lainnya Minggu (4/10/2015) pagi sekitar pukul 04.30 WIB.

Yosi mengalami luka parah di bagian leher akibat dibacok menggunakan clurit.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved