Darurat Asap
1.200 Orang Laksanakan Shalat Ghaib Berjamaah, Doakan Korban Kabut Asap
Shalat Ghaib ini untuk mendoakan para korban meninggal akibat kabut asap di Kalimantan, Riau dan Sumatera.
Penulis: Suut Amdani | Editor: Suut Amdani
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Suut Amdani
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, KEMANG - Lapangan Sekolah Islam Terpadu Ummul Quro Bogor dipadati siswa dan guru, Senin (12/10/2015).
1.200 orang melaksanakan Shalat Ghaib berjamaah di Parakan Jaya, Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Shalat Ghaib ini untuk mendoakan para korban meninggal akibat kabut asap di Kalimantan, Riau dan Sumatera.
"Sholat Ghoib merupakan bentuk aksi nyata, tidak hanya menyampaikan turut berduka, namun juga mendoakan mereka," Syamsuddin kata Ketua Satu Bidang Pendidikan Ummul Quro.
Syamsuddin mengatakan, Indonesia sedang dirundung duka mendalam, di antaranya bencana kabut asap sejak Agustus 2015, hingga saat ini tak kunjung hilang.
"Ditambah lagi musibah yang menimpa para jamaah haji Indonesia tahun 2015 yang meninggal selama pelaksanaan ibadah haji di Mekkah karena jatuhnya crane dan desak-desakan di Mina," ungkapnya.

Siswa dan guru melaksanakan Shalat Ghaib berjamaah di Sekolah Ummul Quro Bogor.
Ia mengatakan, banyak nilai yang bisa didapatkan para siswa dalam pelaksanaan Shalat Ghaib ini.
Siswa bisa mengenal, memahami, tatacara dan makna sholat ghoib secara aplikatif.
"Mereka juga dapat mengerti dan merasakan nilai ukhuwah dan empati. Nilai ukhuwah yang dimaksud nilai persaudaraan antar sesama muslim," ujarnya.
Diharapkan siswa memiliki empati terhadap orang lain yang sedang terkena musibah.
Ke depannya direncanakan aksi yang lebih nyata melalui sumbangan dana, masker standar N95 kepada korban bencana asap di Indonesia.(*)