Final Piala Presiden 2015

Ini Kata Zulham Zamrun kepada Jokowi di Istana Soal Pembekuan PSSI

"Mungkin jangan organisasi yang dibekukan," ujar Zulham.

Ini Kata Zulham Zamrun kepada Jokowi di Istana Soal Pembekuan PSSI
Super Ball/Feri Setiawan
Pemain Persib Bandung, Zulham Zamrun (kanan) berpose bersama pemain Pusamania Borneo FC, Zulvin Zamrun (kiri) usai pertandingan pada leg ke-2 Perempat Final Piala Presiden 2015 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung, Sabtu (26/9/2015). Persib lolos ke babak semi final pada Piala Presiden usai mengalahkan Pusamania Borneo FC dengan skor 2-1. Super Ball/Feri Setiawan 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, JAKARTA - Penyerang Persib Bandung, Zulham Zamrun menyampaikan pendapatnya terkait solusi apa yang harus diambil pemerintah untuk menyelamatkan sepak bola di Indonesia.

Pemain terbaik di Piala Presiden 2015 itu menyarankan agar pemerintah tidak perlu membekukan PSSI.

"Mungkin jangan organisasi yang dibekukan," ujar Zulham Zamrun.

Hal itu dikatakan di hadapan para pemain, pelatih dan manajer yang hadir dalam acara makan bersama dengan Presiden di Istana Negara, Jakarta, Senin (19/10/2015).

Menurut Zulham, bukan organisasinya yang membuat dunia sepak bola menjadi tidak beres, namun para pengurus di dalamnya yang menjadi penyebab ketidakberesan tersebut.

Karena itu, Zulham menyarankan agar pemerintah 'menghilangkan' para pengurus yang dinilai tidak layak berada di dalam PSSI.

"Tetapi orang-orang yang bekerjanya tidak baik dalam organisasi itu yang harus dihilangkan," ucap Zulham.

Pernyataan Zulham mendapat apresiasi dari rekan-rekannya hingga para manajer klub.

Presiden Jokowi pun mengapresiasinya.

"Ya, saya nangkep maksudnya, terima kasih, silakan duduk," ucap Presiden Jokowi.

Pemerintah, yang membekukan PSSI, menggelar turnamen sepak bola bernama Piala Presiden.

Persib Bandung ke luar sebagai pemenang setelah mengalahkan Sriwijaya FC di babak final.(*)

Editor: Bima Chakti Firmansyah
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved