Perusahaan Ini Gencarkan Ekspor Sperma, Peminatnya Wanita Jomblo

Tantangan terbesarnya adalah merekrut pria dengan latar belakang yang beragam sebagai donor untuk memuaskan permintaan pasar.

Tayang:
Editor: Rendy Adrikni Sadikin
KOMPAS.com
Ilustrasi 

Sebab, pada dasarnya menjadi seorang donor sperma bukanlah hal yang mudah.

Menurut Kimberly Kraweic, seorang profesor dari Duke University di Amerika Serikat, tidak mudah menjadi dan mencari seorang donor.

"Ini merupakan sebuah pekerjaan yang lebih sulit dibanding kedengarannya. Seorang donor potensial harus mengunjungi klinik dua kali dalam seminggu selama beberapa bulan. Dia juga tidak boleh merokok, mengonsumsi obat-obatan, dan bahkan dilarang bercinta selama proses ini," jelas Kraweic.

SHEKNOWS/KOMPAS.com

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved