Kuburan Di Dalam Rumah

Kuburan di Dalam Rumah Dipindahkan Hari Ini, Penghuni Rumah Sering Kerasukan

Rencananya, hari ini dua makam akan dipindahkan ke TPU Blender.

Tayang:
Penulis: Yudhi Maulana Aditama | Editor: Bima Chakti Firmansyah
TribunnewsBogor.com/Yudhi Maulana
Fatimah (32) di depan kuburan yang akan dipindahkan dari rumahnya di Kampung Kebon Kopi, Kelurahan Kebon Kelapa, Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (2/11/2015) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudhi Maulana

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pemindahan kuburan yang ada di dalam rumah Fatimah Ihtiyar dan Asep Sumpena di Kampung Kebon Kopi RT 04/09, Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat akan dipindahkan hari ini, Selasa (3/11/2015).

"Yang membantu pemindahan ya gotong royong saja sama warga sekitar. Saya juga minta bantuan supaya petugas dari TPU Blender juga untuk ikut proses pemindahan," kata Asep.

Rencananya, hari ini dua makam akan dipindahkan ke TPU Blender.

Sementara satu kuburan lainnya dipindahkan di tempat pemakaman warga di Kebon Kopi.


TribunnewsBogor.com/Yudhi Maulana

Fatimah mengatakan, rencana pemindahan kuburan tersebut membuat dia sempat kerasukan.

"Ada makhluk halus yang masuk ke raga saya, mahluknya ngucap salam dan bilang terimakasih karena kuburan mau dipindahkan," kata Fatimah, kepada TribunnewsBogor.com.

Makhluk yang masuk ke raga Fatimah juga meminta proses pemindahan jenazah dilakukan dengan 'thartib'.

"Bicaranya pakai bahasa sunda, bilangnya harus thartib, kita tanya ke kiai artinya pemindahan harus dengan proses seperti memakamkan, didoakan dan disalatkan juga, itu permintaannya," kata wanita tersebut.

Lebih lanjut katanya, rencana memindahkan kuburan tersebut juga berdasarkan wasiat dari orang tua dari Fatimah.

Suami Fatimah, Asep Sumpena mengatakan sebelum meninggal, orang tua istrinya, Darwin mewasiatkan agar kuburan yang ada di rumahnya segera dipindahkan.


TribunnewsBogor.com/Yudhi Maulana

"Orang tua istri saya sebelum meninggal berpesan supaya kuburan di dalam rumah ini dipindahkan," katanya.

Orang tua Fatimah meninggal bulan lalu.

Sementara untuk biaya pemindahan kuburan berasal dari beberapa donatur bersedia untuk membiayai pemindahan kuburan yang akan dilakukan esok hari, Selasa (3/11/2015).

Asep Sumpena mengatakan, mendapat dana dari berbagai donatur, seperti anggota DPRD Kota Bogor.

"Alhamdulillah saya mendapat bantuan dari anggota DPRD, dari Fraksi PKS, PDIP, Golkar, Sekretaris Camat Bogor Tengah sama Lurah Kebon Kelapa," katanya kepada TribunnewsBogor.com.

Dari pemberian donatur, terkumpul uang Rp 1,8 juta.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved