Koboi Jalanan di Bogor

Inilah SMS Terakhir Korban Penembakan Serda YH, Masih Tersimpan di Ponsel Nokia

"mau minyak wangi ga?"

Tayang:
Penulis: Ardhi Sanjaya | Editor: Suut Amdani
TribunnewsBogor.com/Ardhi Sanjaya
Isi percakapan antara Melania Sagita (16) dengan ayahnya, Marsin Sarmani alias Japra (40) korban penembakan oleh oknum TNI. 

"Sudah dikasih tahu tapi tetap nanyain karena belum mengerti," ujarnya.

Menurut Siti, setiap hari Irgi terus menanyakan kemanan Japra.

"Tiap bangun tidur, mah bapak kemana sih mah kok gak pulang-pulang, nanya begitu terus," kata Siti.

Siti pun sudah berupaya untuk menjelaskan, bahwa kini Japra sudah tak lagi hidup.

Marsin Sarmani alias Japra (40) tewas ditembak seorang oknum TNI berpangkat Serda berinisial YH di Jalan Mayor Oking depan SPBU Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (3/11/2015) petang sekitar pukul 16.30 WIB.

Korban tewas dengan luka tembakan di bagian pelipis.

Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Auliya Djabar mengatakan, aksi penembakan yang dilakukan pelaku dilatarbelakangi senggolan antara motor korban dengan mobil Honda CRV yang dikemudikan pelaku.

"Pemicunya karena senggolan, pelaku tidak terima kemudian mengejar korban dan terjadilah penembakan," ujar AKP Auliya Djabar kepada TribunnewsBogor.com.

Polisi Tangkap Pelaku

Kapolres Bogor AKBP Suyudi Ario Seto mengatakan, pelaku penembakan Marsin Sarmani alias Japra (40) adalah seorang anggota TNI.

"Pelaku sudah kami tangkap. Dia anggota TNI,"kata AKBP Suyudi.

Suyudi menjelaskan, pelaku berinisil YH, berpangkat Sersan Dua.

Pelaku sudah diamankan petugas Polsek Citeureup dan akan segera diserahkan ke Denpom TNI.

"Motif kejadian karena mobil pelaku bersenggolan dengan motor korban. Tapi, kita masih melakukan pengembangan dan mengumpulkan barang bukti," ujarnya.

Kapolres menjelaskan, pelaku berhasil ditangkap petugas Polsek Citeureup.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved