Siswa SD di Bogor yang Terlibat Aksi Bully Akan Diskors

Para orang tua juga akan menandatangani surat pernyataan.

Penulis: Yudhi Maulana Aditama | Editor: Bima Chakti Firmansyah
TribunnewsBogor.com/Yudhi Maulana
RY, orang tua ZK (12) melaporkan tindakan penganiayaan yang dilakukan sekelompok siswa SD lain terhadap anaknya. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudhi Maulana

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pihak sekolah akan memberikan skors terhadap siswa yang terlibat aksi bullying terhadap salah seorang siswa sekolah dasar negeri (SDN).

"Kita selesaikan secara internal dulu. Kita akan berikan skors terhadap anak-anak yang terlibat," kata salah seorang perwakilan sekolah yang enggan disebutkan namanya, Senin (9/11/2015).

Pihaknya juga sudah memanggil beberapa orang tua siswa yang terlibat kasus bully tersebut.

Para orang tua juga akan menandatangani surat pernyataan.

Seorang siswa sekolah dasar negeri (SDN) menjadi korban pengeroyokan siswa SD lainnya.

Korban berinisial ZK (12) dikeroyok oleh beberapa siswa SDN lainnya yang sekolahnya masih dalam satu lingkungan.

Orang tua korban, RY (40) mengatakan anaknya dikeroyok oleh sekitar sepuluh siswa saat pulang sekolah.

"Jadi anak saya ingin pulang sekolah, lalu dijegat oleh anak sekolah lainnya. Anak saya lalu di keroyok oleh kira-kira sepuluh anak SD," katanya saat ditemui di Jalan Panaragan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat.

Lanjutnya, peristiwa tersebut sudah terjadi sejak seminggu lalu.

Tidak hanya sekali, anaknya sudah tiga kali dijegat oleh siswa dari SD lainnya yang masih satu lingkungan.

"Jadi mereka ini semacam tawuran. Kejadiannya di luar sekolah memang, tapi saya kira pihak sekolah juga harus mengambil sikap," terangnya.

Akibat pengeroyokan ini, anaknya menderita memar di wajah.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved