Buruh Bogor Demo
Buruh Bogor Tunggu Kepastian Upah Sektoral Kota Bogor
Upah buruh yang bekerja di restoran asing atau perusahaan bermodal asing, dianggap tidak sesuai
Penulis: Ardhi Sanjaya | Editor: Suut Amdani
Laporan wartawan TribunnewsBogor.com, Ardhi Sanjaya
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Kota Bogor bersiap menetapkan upah sektoral.
Selama ini, kKta Bogor masih berkiblat pada Upah Minimum Kota (UMK).
"Upah sektoral ini diperuntukan bagi perusahaan asing, atau perusahaan dengan modal asing," kata Ketua Aliansi Buruh Kota Bogor, Zulkifli, kepada TribunnewsBogor.com.
Jumat (13/11/2015), di Balaikota Bogor, Jalan Ir H Djuanda, Bogor Tengah, sedang dibahas mengenai penetapan upah tersebut.
"Kami akan membicarakan soal nominalnya, tapi yang penting upah sektoral ini ada saja dulu," katanya.
Upah sektoral menjadi tuntutan yang sangat klasik di Kota Bogor.
Selama ini, upah buruh yang bekerja di restoran asing atau perusahaan bermodal asing, dianggap tidak sesuai.
"Makanya, upah sektoral ini menjadi prioritas tuntutan kami," ujar Zul.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/demo-buruh_20151113_130517.jpg)