Patah Hati, Pengasuh Bayi Tewas Gantung Diri
Korban mengakhiri hidupnya diduga karena patah hati dengan kekasihnya.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Seorang pembantu rumah tangga, EK (16)ditemukan gantung diri di kamar kontrakan di Jalan H Somad RT
05/07, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (16/11) sekitar pukul 09.00 WIB.
Korban mengakhiri hidupnya diduga karena patah hati dengan kekasihnya.
Dugaan ini diperkuat adanya pesan singkat (SMS) terhadap kekasihnya yang mengatakan korban ingin mengakhiri hidupnya.
EK Diketahui yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga dan pengasuh anak di kediaman Taryono (42).
Wahyu (23) salah seorang saksi yang merupakan anak dari Taryono menjelaskan kronologi penemuan korban yang berasal dari Kebumen,
Jawa Tengah itu.
Saat itu, saksi memanggil korban untuk sarapan bubur.
Namun, karena tidak ada tanggapan, saksi langsung mengecek keberadaan korban.
Namun, saat diketok pintu kamar korban yang terletak di lantai 3.
Ternyata, wanita itu sudah menguntungkan diri.
"Saya sudah coba ketuk pintu dan tidak dibukakan. Pas saya buka pintu kamar, korban tergantung di kayu loteng setinggi dua meter,"
kata Wahyu di lokasi kejadian, Senin (16/11).
Dia sempat memanggil ayahnya untuk mengetahui kejadian tersebut.
"Saya teriak minta tolong ke semua orang. Kemudian Ketua RT dan warga berdatangan membantu menurunkan korban yang menggantungkan
diri," ucapnya.
Setelah diturunkan, tubuh korban masih hangat.
Namun, nadinya tidak berdenyut.
Disimpulkan, korban sudah meninggal dunia.
Warga pun langsung menghubungi pihak kepolisian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/bunuh-diri_20151116_161746.jpg)