Mahfud, Relawan Pengatur Lalu Lintas di Bogor yang Suka Berjoget

Mahfud nampak merentangkan kedua tangannya lalu memasang kuda-kuda bak pendekar, kemudian tangannya melambai-lambai mengatur arus lalu lintas.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Bima Chakti Firmansyah
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Mahfud sedang beraksi di Simpang Hotel Salak, Jalan Ir H Juanda, Kota Bogor, Selasa (17/11/2015). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Arus lalu lintas di Kota Bogor sering terjadi kemacetan tak terkecuali di Jalan Ir H Juanda dekat Kantor Wali Kota Bogor.

Dijalan tersebut, ada seorang relawan pengatur lalu lintas yang bertugas mengurai kemacetan jalan tepatnya di Simpang Hotel Salak, Kota Bogor.


TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho

Adalah Mahfud (43) yang berprofesi sebagai Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas atau Supeltas yang beraksi dengan gaya unik.

Dalam mengatur lalu lintas di simpangan jalan tersebut, Mahfud berjoget memperagakan gerakan-gerakan dan gestur yang kocak.

Saat TribunnewsBogor.com menyambangi Mahfud, terlihat tingkah lakunya dalam mengatur lalu lintas.

Mahfud nampak merentangkan kedua tangannya lalu memasang kuda-kuda bak pendekar, kemudian tangannya melambai-lambai mengatur arus lalu lintas.


TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho

Setelah kendaraan lewat mengarah ke Jalan Gedong Sawah, Mahfud mengakhiri gerakannya dengan mengacungkan dua jempol kepada pengendara dan tentunya dibarengi senyum menawan.

"Hati-hati di jalan," teriak Mahfud kepada pengendara mobil yang melintas.

Mahfud bercerita, sejak tahun 1995 dirinya sudah mengabdikan diri sebagai Supeltas.

"Ti tahun salapan puluh lima saya geus jadi Supeltas, (Sejak tahun 1995 saya sudah jadi Supeltas)," ucap Mahfud kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (17/11/2015).


TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho

Tahun 1995 sampai tahun 2003 Mahfud menjadi relawan pengatur lalu lintas di Simpang Tiga Tugu Kujang.

Kemudian pada tahun 2003 hingga 2007, Mahfud pindah menjadi ke Simpang Jalan Sholeh Iskandar dan Jalan Ks Tubun yang biasa dikenal dengan Simpang Jalan Baru.

Hingga akhirnya mahfud singgah di Simpang Hotel Salah, Jalan Ir H Juanda sampai sekarang.

"Sempat pindah-pindah saya mah, Kalau Simpangannya sudah di pasang lampu merah berarti saya harus pindah, itu patokannya," ungkapnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved