Bulan Depan Sirkuit Sentul Mulai Dibongkar, Lintasan MotoGP Panjangnya 4,4 Km

Proses perombakan total Sirkuit Sentul yang masuk wilayah Kabupaten Bogor akan dilakukan pada April 2016 mendatang dan ditargetkan selesai di 2017

Tayang:
Editor: Vovo Susatio
KompasOtomotif/Aditya Maulana
Desain baru Sirkuit Sentul di Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang didesain oleh Herman Tilke, seorang arsitek dunia. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, JAKARTA -- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi sudah melakukan penandatanganan letter of intent (LOI) dengan penyelenggara MotoGP, Dorna Sport pada Rabu (18/11/2015) lalu.

Langkah tersebut menunjukkan peluang Indonesia menjadi salah satu tuan rumah MotoGP 2017 semakin mendekati kenyataan.

Selanjutnya, selain membuat Keputusan Presiden (Keppres), langkah yang harus dilakukan oleh pemerintah, yakni merombak sirkuit internasional Sentul.

Lantas kapan Sirkuit Sentul di Bogor direnovasi?


KompasOtomotif/Aditya Maulana
Direktur Sirkuit Sentul, Tinton Soeprapto dan Anggota Dewan Pertimbangan (Wantimpres) Presiden Suharso Monoarfa, menunjukan desain Sirkuit Sentul yang baru

Direktur Sirkuit Internasional Sentul Tinton Soeprapto menjelaskan, mulai Desember 2015 mendatang, Sirkuit Sentul di Bogor akan dirombak agar siap menggelar MotoGP 2017.

Renovasinya tidak akan dilakukan secara menyeluruh, tapi secara bertahap.

“Kita mulai dari bangunan-bangunannya dulu seperti, Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) akan dihancurkan, dan bangunan-bangunan lainnya juga. Kita belum menghancurkan lintasan di Desember nanti,” kata Tinton kepada KompasOtomotif.

Dijelaskan Tinton, proses perombakan total Sirkuit Sentul yang masuk wilayah Kabupaten Bogor akan dilakukan pada April 2016 mendatang dan ditargetkan selesai di 2017.

“Jadi, Desember Sentul tetap dibuka untuk umum, dan baru kita tutup total di April 2016 nanti,” ujar Tinton.

Sirkuit Sentul akan dipugar dan calon arsiteknya diantaranya Hermann Tilke, Jarno Zaffelli dan Dafydd Broom.

Tapi, kandidat terkuat adalah Hermann Tilke, karena ia juga bisa sekaligus mendesain sirkuit untuk balapan MotoGP dan Formula 1 (F1).

Tinton Soeprapto menjelaskan, tahap pertama pada awal Desember 2015, perombakan Sirkuit Sentul dimulai dari bangunan-bangunan dan pada Januari semua gedung sudah rata dengan tanah.

Selanjutnya, pada April 2016, aspal akan dibongkar sedalam 5 cm dan diganti dengan aspal berkualitas tinggi.

“Jadi nanti limbah aspal yang dibongkar itu akan dipanaskan dan dicampur dengan aspal yang baru. Pengerjaan aspal kenapa di April, karena kalau sekarang musim hujan nanti hasilnya tidak akan maksimal,” kata Tinton di kantor Dewan Pertimbangan Presiden, Kamis (19/11/2015) di Jakarta Pusat.

Tinton menjelaskan, Sirkuit Sentul hasil rancangan Tilke ini akan memiliki panjang lintasan dari 3,9 km menjadi 4,4 km, lebar 15 meter, dan terdapat 14 tikungan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved