Ikan Yang Sangat Aneh Ini Ditangkap di Perairan Manokwari, Lihat Disini Videonya

Mata ikan aneh ini sangat lebar, dan memiliki moncong dan berkumis seperti ikan lele.

Tayang:
Penulis: Noor Hendy Dinata Poetra | Editor: Bima Chakti Firmansyah

Koleksi ikan Arapaima Gigas di SKI Tajur jumlahnya sekitar 15 ekor.

Ikan tersebut didatangkan langsung dari Sungai Amazon, Brasil.

"Kalau ikan Arapaima di sini rata-rata ukurannya 1,5 meter dan beratnya bisa 200 kilogram," ungkapnya.

Sebelumnya, penemuan ikan raksasa di aliran Sungai Ciliwung ini membuat warga terheran-heran.

Pasalnya, ikan yang ditemukan tersangkut di bebatuan ini diketahui merupakan ikan jenis Arapaima Gigas.

Ikan Arapama Gigas ini berhabitat asli di Sungai Amazon, Brasil.

Banyak warga yang menganggap bahwa ikan ini sengaja dibuang oleh pemiliknya.

"Sepertinya ada yang buang ikan ini, terus tersangkut di sini," kata salah seorang warga sekitar, Dayat.

Ia juga belum pernah melihat ikan jenis itu di aliran Sungai Ciliwung.

Ikan monster tersebut ditemukan warga dalam kondisi sudah mati.

Kondisi warna kulitnya sudah pucat dan sudah mengeluarkan bau busuk.

Sebelumnya diberiktakan seekor ikan monster berkuruan orang dewasa terdampar di aliran Sungai Ciliwung, Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (29/11/2015).

Ikan sepanjang sekitar dua meter tersebut tersangkut di bebatuan kali di Sungai Ciliwung, tepat di bawah jembatan.

Ikan yang diduga jenis Arapaima Gigas ini terdampar dalam kondisi mati.

Warna kulitnya sudah pucat dan sudah mengeluarkan bau tak sedap.


TribunnewsBogor.com/Yudhi Maulana Aditama

Warga yang melihat penampakan ikan tersebut berbondong-bondong mendekati pinggir sungai untuk melihat ikan tersebut.

Salah seorang warga, Aang mengatakan ikan tersebut ditemukan warga sekitar pukul 07.00 WIB.

"Dari pukul 07.00 WIB warga sudah mulai ramai ke sini, saya pikir ada apa, ternyata pas saya lihat ada ikan raksasa nyangkut di bebatuan kali," tuturnya kepada TribunnewsBogor.com.

Lanjutnya, selain warga, banyak pengendara motor dan mobil yang melintas di jembatan berhenti untuk melihat penampakan ikan tersebut.

Warga Nekat Berenang Ingin Lihat Dari Dekat

Seorang pria nekat berenang menyebrangi sungai untuk mendekati ikan monster yang terdampar di aliran Sungai Ciliwung, Kota Bogor, Minggu (29/11/2015).

Pria yang diketahui bernama Wahyu (27), warga Kelurahan Tanah Sareal, Kecamatan Tanah Sareal ini nekat berenang untuk mendekati ikan.

Saat berada di dekat ikan tersebut, ia berusaha mengangkat dan merubah posisi ikan yang sudah mati tersebut.

Ia terlihat kesulitan saat mengangkat kepala ikan tersebut.


TribunnewsBogor.com/Yudhi Maulana Aditama

Ikan raksasa tersebut berukuran sekitar dua meter, dan merupakan jenis ikan Arapaima Gigas.

"Saya penasaran aja, pengen lihat dari dekat," kata Wahyu kepada TribunnewsBogor.com.

Penampakan ikan raksasa tersebut sontak menjadi tontonan warga.

Warga berbondong-bondong ingin melihat penampakan ikan tersebut sambil mengambil gambar.

Kemacetan pun sempat terjadi di atas jembatan Jalan Baru, karena banyak pengendara motor yang berhenti dan penasaran ingin melihat ikan tersebut.

Berikut Penampakan Ikan Mosnter dan Videonya:

Ikan Arapaiman Gigas atau orang sering menyebutnya ikan monster bisa Anda lihat di kolam besar di tempat wisata taman Sumber Karya Indah (SKI), Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Jawa Barat.

Ikan berukuran besar ini memiliki gigi tajam dan cukup ganas.

Jangan pernah sesekali mencelupkan tangan Anda ke kolam ini jika tidak ingin dimangsa ikan buas ini.

Sekali diserang, jari tangan Anda bisa putus.


Istimewa

Panjang tubuh ikan yang memiliki gigi tajam tersebut sekitar 1,5 meter.

Baca juga : Ini Penampakan Ikan Monster di Bogor

Ikan ini habibat aslinya dari sungai Amazon, Brasil.

Di badannya tampak warna sisik yang hitam dan ada garis berwarna merah hingga ekor.

Berat ikan ini bisa mencapai 200 Kilogram.

Gerakan ikan monster lambat, tapi jika ada mangsa di depannya, dalam hitungan detik langsung dilahap.

Bagi pengunjung Taman SKI, sebaiknya Anda mematuhi anjuran dan pantangan saat berada dipinggir kolam ikan ini.

Salah satunya adalah larangan memberi makan 'ikan monster'.


TribunnewsBogor.com/Yudhi Maulana

Gigi-giginya tajam! Sedikit saja Anda mengulurkan tangan dan terlalu dekat, "Haap!"

Pantauan Tribunnewsbogor.com belum lama ini, lima orang pengunjung terus memperhatikan ke dalam kolam.

Warna airnya keruh kehijauan membuat apa yang ada di dalam kolam tidak terlihat apapun.

Beberapa detik kemudian, tiba-tiba ikan besar muncul ke permukaan air.

Lima orang pengunjung itu pun terkejut dan terkesima dengan penampakan ikan besar tersebut.

Ikan tersebut bernama Arapaima Gigas, ikan predator asal Sungai Amazon, Brasil.

Di samping kolam, terdapat papan bertuliskan "IKAN ARAPAIMA GIGAS (AMAZON). DILARANG MEMBERI MAKAN BERBAHAYA".

Seorang pengunjung, Rasti (30) mengatakan, dirinya baru pertama kali melihat penampakan ikan seperti itu.

"Baru kali ini saya lihat ikan sebesar itu. Kelihatannya seperti Ikan Arwana tapi lebih besar," katanya.

Pegawai Informasi Taman SKI Tajur, Siti Rohaniah mengatakan di dalam kolam tersebut terdapat sebanyak 12 ikan Arapaima Gigas.

"Kolam dan ikannya sudah ada sejak pertama dibuka. Yang paling besar bisa sampai 1,5 meter panjangnya," terangnya.

Para pengunjung tidak boleh memberi makan ke dalam kolam karena berbahaya.

Karena jenis ikan ini bergigi tajam dan berisiko menggigit pengunjung yang mengulurkan tangan terlalu dekat.

Ada Ritual Khusus saat Beri Makan Ikan Ini

Pegawai Taman Sumber Karya Indah (SKI) Tajur punya ritual saat memberi makan ikan monster.

Pegawai informasi Taman SKI Tajur, Siti Rohaniah mengatakan ritual tersebut ialah dengan melambaikan tangan ke dekat kolam.

"Biasanya di pojok kolam, petugasnya seperti melambaikan tangan sambil mengangkat ikan yang akan dikasih ke ikan Arapaima Gigas," katanya, Selasa (13/10/2015).

Ia menuturkan, biasanya saat ingin diberi makan, ikan Arapaima Gigas datang ke pinggir kolam.

Makanan ikan Arapaima Gigas asal Sungai Amazon, Brasil ini adalah ikan mas atau ikan mujair segar sebanyak lima kilogram (kg).

"Dikasih makannya setiap hari pukul 12.00 WIB. Ikan yang dikasih makan adalah ikan yang masih hidup," tuturnya

Saat kolam dikuras, ikan akan berkumpul di pinggir kolam yang agak dalam, sehingga para pegawai tidak terganggu.

"Biasanya sebulan sekali dikurasnya. Tapi gak tentu tanggal berapa dikuras," ungkap Siti.

Halaman 5/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved