Presiden Jokowi Turut Berduka Wafatnya Pematung Tugu Dirgantara Pancoran

Bung Karno menjual salah satu mobil pribadinya untuk melunasi pembuatan Patung Pancoran

Tayang:
Penulis: Suut Amdani | Editor: Suut Amdani
dok.instagram @ir.jokowidodo

Laporan wartawan Tribunnewsbogor.com, Suut Amdani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) turut berduka atas wafatnya Empu Ageng Edhie Soenarso.

"Turut berduka atas berpulangnya Empu Ageng Edhie Soenarso, pematung Tugu Dirgantara Pancoran. #Jokowi," tulis Jokowi melalui postingan di Instagram miliknya, Selasa (5/1/2016).

Jokowi juga mengunggah sebuah foto Empu Ageng Edhie Soenarso semasa hidupnya.

Empu Ageng Edhie Soenarso tampak memegang miniatur Tugu Dirgantara Pancoran.

Seniman patung legendaris kepercayaan Presiden Soekarno tersebut meninggal dunia di Sleman, Yogyakarta pada Senin (4/1) malam.

Jenazah dimakamkan Selasa (5/1/2016) dengan upacara di rumah duka yang beralamat di desa Nganti Rt 2. Rw 7. Jl. Cempaka No. 72. Mlati, Sleman, Yogyakarta.

Edhi merupakan seniman patung kawakan Indonesia.

Seniman yang lahir di Salatiga, Jawa Tengah, 2 Juli 1932 ini telah belajar mematung sejak saat menjadi tawanan KNIL.

Ia dikenal lewat karyanya berupa patung-patung besar di Jakarta.

Seperti dirangkum NationalGeographic.co.id, di antaranya patung Dirgantara atau biasa disebut patung Pancoran di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

Patung Pembebasan Irian Barat di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.

Lalu, patung Selamat Datang di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat.

Patung Dirgantara, atau yang lebih dikenal dengan Patung Pancoran menggambarkan sosok lelaki berotot kekar dengan tangan terulur ke depan ini dibangun sebagai simbol kekuatan, kepemimpinan, dan kemegahan Indonesia di bidang kedirgantaraan.

Patung Dirgantara dimaksudkan Bung Karno untuk menghormati jasa para pahlawan penerbang Indonesia yang atas keberaniaannya berhasil melakukan pengeboman terhadap kedudukan Belanda di Semarang, Ambarawa, dan Salatiga menggunakan pesawat-pesawat bekas peninggalan Jepang.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved