Soal Perusakan Taman, Bima Arya Akan Libatkan Komunitas Dan Optimalkan Park Ranger
Park Ranger selama ini ada, tapi biasa kemarin akhir tahun kita kekurangan anggaran, dalam menunjang operasional, sehingga agak terbatas
Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Bima Chakti Firmansyah
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Vivi Febrianti
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, Pemerintah Kota Bogor akan melibatkan komunitas yang ada di Kota Bogor, untuk mengawasi taman yang ada di Kota Bogor.
"Alhamdulillah untuk corat-coret sudah berkurang, cuma perusakan fasilitas itu masih kita temukan, baik pada vertikal garden maupun taman lainnya," kata Bima Arya kepada TribunnewsBogor.com, di Balaikota Bogor, Selasa (19/1/2016).
Selain itu, kata dia, saat ini Pemkot akan memaksimalkan komisi pengawasan dan penindakan di dalam aparat, yakni Satpol PP, Park Ranger, dan DKP.
"Semuanya akan mengawasi terus, itu yang pertama. Tapi yang kedua, bahwa kita juga akan libatkan komunitas untuk mengawasi dan melaporkan kepada kami," jelasnya.
Bima Arya mengakui, keberadaan Park Ranger beberapa waktu ini dirasa kurang optimal, sehingga perusakan taman bisa terjadi lagi.
"Park Ranger selama ini ada, tapi biasa kemarin akhir tahun kita kekurangan anggaran, dalam menunjang operasional, sehingga agak terbatas pergerakannya," jelas Bima.
Namun, lanjutnya, dengan maraknya perusakan, maka keberadaan Park Ranger akan dioptimalkan kembali.
"Ya pastinya, sekarang akan kita optimalkan lagi," tandasnya.
Sebelumnya, beberapa taman dan vertical garden di Kota Bogor, dirusak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Di antaranya Taman Air Mancur, dan Taman Kencana.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/bima-arya_20160108_182159.jpg)