Dua Warga Kota Bogor Meninggal Terserang DBD

Januari hingga Febuari diperkirakan bakal menjadi puncak kasus DBD.

Dua Warga Kota Bogor Meninggal Terserang DBD
TribunnewsBogor.com/Ardhi Sanjaya
Pasien serangan DBD dirawat di RSUD Kota Bogor, Senin (25/1/2016). 

Laporan wartawan TribunnewsBogor.com, Ardhi Sanjaya

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pasien meninggal akibat Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Bogor, sudah dua orang, Dinas Kesehatan Kota Bogor tunggu jumlah keliapatan dua untuk menetapkan Kondisi Luar Biasa (KLB).

Menurut data Dinkes Kota Bogor dalam kurun waktu 25 hari, terhitung pada tanggal 1 Januari 2016, kasus DBD di Kota Bogor, berjumlah 87 orang dengan satu meninggal.

Data yang diperoleh dari Kasi Pencegahan, Pemberantasan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kota Bogor, Dokter Siti Robiah, korban meninggal merupakan warga Kelurahan Balumbangjaya, Kecamatan Bogor Barat.

Di Kecamatan Tanahsareal tercatat ada 18 kasus, Bogor Utara 19, Bogor Tengah 7, Bogor Selatan 11, Bogor Barat 16 dan Bogor Timur 15 kasus.

"80 persen dari 68 keluarahaan yang ada di Kota Bogor itu daerah endemis, sisanya sporadis dan potensi saja," kata Dokter Siti, kepada TribunnewsBogor.com, Senin (25/1/2016).

Sedangkan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor, Dewi Basmala, memaparkan, sepanjang bulan Januari ini ada 131 kasus DBD.

"Dirawat saat ini 44, satu meninggal Etti (38), warga Kelurahaan Cibogor, Kecamatan Bogor Tengah, pada Minggu (24/1/2016), pukul 23.00 WIB, ada satu pasien kritis di ruang HSU, tapi kondisinya sudah membaik," kata Dokter Dewi.

Perbandingannya 60/40, Kabupaten 28 pasien, dan Kota itu 16 pasien.

Sementara itu, Humas RS PMI Kota Bogor, Yuda Wewaspada, sampai tanggal 16 Januari 2016, ada 43 pasien DBD.

Halaman
12
Penulis: Ardhi Sanjaya
Editor: Suut Amdani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved